<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Penyerangan Brutal KKB Papua di Tembagapura, 2 Warga Ditembak 1 Tewas</title><description>Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, korban tewas adalah anak perempuan berusia sekitar 12??&quot;15 tahun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/11/340/3217561/kronologi-penyerangan-brutal-kkb-papua-di-tembagapura-2-warga-ditembak-1-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/11/340/3217561/kronologi-penyerangan-brutal-kkb-papua-di-tembagapura-2-warga-ditembak-1-tewas"/><item><title>Kronologi Penyerangan Brutal KKB Papua di Tembagapura, 2 Warga Ditembak 1 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/11/340/3217561/kronologi-penyerangan-brutal-kkb-papua-di-tembagapura-2-warga-ditembak-1-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/11/340/3217561/kronologi-penyerangan-brutal-kkb-papua-di-tembagapura-2-warga-ditembak-1-tewas</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2026 04:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/10/340/3217561/kkb-YnJI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kronologi Penyerangan Brutal KKB Papua di Tembagapura</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/10/340/3217561/kkb-YnJI_large.jpg</image><title>Kronologi Penyerangan Brutal KKB Papua di Tembagapura</title></images><description>PAPUA &amp;nbsp;- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Guspi Waker melakukan serangan brutal terhadap warga sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dalam aksi tersebut, dua orang ditembak, satu diantaranya tewas.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, korban tewas adalah anak perempuan berusia sekitar 12&amp;ndash;15 tahun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara satu warga lainnya mengalami luka pada betis kiri dan saat ini masih menjalani perawatan medis,&amp;rdquo;ujar Aulia, Minggu (10/5/2026).&#13;
&#13;
Sementara sejumlah warga lainnya terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menyelamatkan keluarga mereka dari ancaman kelompok bersenjata.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Awalnya, personel Satgas TNI yang melaksanakan pengamanan wilayah telah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan dari arah Camp David di seberang sungai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian terdengar dua kali letusan senjata api yang disusul rentetan tembakan ke arah posisi personel Satgas TNI di sekitar pemukiman warga,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Situasi mencekam pun terjadi di tengah masyarakat sipil yang sedang beraktivitas bersama keluarga mereka.&#13;
&#13;
Aulia memastikan, dalam menghadapi ancaman tersebut, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE) dengan bertindak secara terukur, profesional, dan sesuai hukum serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prajurit TNI segera mengevakuasi perempuan, anak-anak, dan warga lainnya ke tempat yang lebih aman sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke dalam hutan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya Prajurit TNI menemukan seorang anak perempuan yang mengalami luka tembak pada bahu kiri. Prajurit TNI menandu korban menuju fasilitas kesehatan terdekat.&#13;
&#13;
Namun dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.&#13;
&#13;
Peristiwa ini kata dia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang mendambakan Papua hidup damai tanpa kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Satgas TNI Kewilayahan masih melaksanakan patroli pengamanan dan pendalaman terhadap insiden tersebut, sekaligus meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PAPUA &amp;nbsp;- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Guspi Waker melakukan serangan brutal terhadap warga sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dalam aksi tersebut, dua orang ditembak, satu diantaranya tewas.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, korban tewas adalah anak perempuan berusia sekitar 12&amp;ndash;15 tahun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara satu warga lainnya mengalami luka pada betis kiri dan saat ini masih menjalani perawatan medis,&amp;rdquo;ujar Aulia, Minggu (10/5/2026).&#13;
&#13;
Sementara sejumlah warga lainnya terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menyelamatkan keluarga mereka dari ancaman kelompok bersenjata.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Awalnya, personel Satgas TNI yang melaksanakan pengamanan wilayah telah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan dari arah Camp David di seberang sungai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian terdengar dua kali letusan senjata api yang disusul rentetan tembakan ke arah posisi personel Satgas TNI di sekitar pemukiman warga,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Situasi mencekam pun terjadi di tengah masyarakat sipil yang sedang beraktivitas bersama keluarga mereka.&#13;
&#13;
Aulia memastikan, dalam menghadapi ancaman tersebut, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE) dengan bertindak secara terukur, profesional, dan sesuai hukum serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prajurit TNI segera mengevakuasi perempuan, anak-anak, dan warga lainnya ke tempat yang lebih aman sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke dalam hutan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya Prajurit TNI menemukan seorang anak perempuan yang mengalami luka tembak pada bahu kiri. Prajurit TNI menandu korban menuju fasilitas kesehatan terdekat.&#13;
&#13;
Namun dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.&#13;
&#13;
Peristiwa ini kata dia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang mendambakan Papua hidup damai tanpa kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Satgas TNI Kewilayahan masih melaksanakan patroli pengamanan dan pendalaman terhadap insiden tersebut, sekaligus meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
