<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Jawaban Benar tapi Disalahkan Juri Cerdas Cermat 4 Pilar, MPR: Kami Mohon Maaf</title><description>Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyampaikan permohonan maaf atas insiden penilaian dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang viral di media sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217920/viral-jawaban-benar-tapi-disalahkan-juri-cerdas-cermat-4-pilar-mpr-kami-mohon-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217920/viral-jawaban-benar-tapi-disalahkan-juri-cerdas-cermat-4-pilar-mpr-kami-mohon-maaf"/><item><title>Viral Jawaban Benar tapi Disalahkan Juri Cerdas Cermat 4 Pilar, MPR: Kami Mohon Maaf</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217920/viral-jawaban-benar-tapi-disalahkan-juri-cerdas-cermat-4-pilar-mpr-kami-mohon-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217920/viral-jawaban-benar-tapi-disalahkan-juri-cerdas-cermat-4-pilar-mpr-kami-mohon-maaf</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2026 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/12/337/3217920/peserta_lomba_cerdas_cermat-1L5s_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peserta lomba cerdas cermat yang jawab benar tapi disalahkan (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/12/337/3217920/peserta_lomba_cerdas_cermat-1L5s_large.jpg</image><title>Peserta lomba cerdas cermat yang jawab benar tapi disalahkan (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyampaikan permohonan maaf atas insiden penilaian dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang viral di media sosial.&#13;
&#13;
Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dewan juri serta sistem pelaksanaan lomba. Ia juga menyayangkan insiden tersebut dan menekankan pentingnya objektivitas juri serta respons cepat terhadap keberatan peserta di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,&amp;rdquo; kata Akbar, Senin (11/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, evaluasi penuh akan dilakukan terhadap pelaksanaan ajang tersebut, termasuk aspek teknis seperti tata suara dan mekanisme banding agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, peristiwa serupa juga disebut pernah terjadi pada tahun sebelumnya di provinsi lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya melihat Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar pada Sabtu 9 Mei 2026 di Pontianak dan diikuti sembilan sekolah menengah atas. Tiga finalis yang bertanding yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.&#13;
&#13;
Sorotan publik muncul saat sesi rebutan jawaban pada pertanyaan mengenai DPR dalam memilih anggota BPK dan pertimbangan lembaga terkait.&#13;
&#13;
Dalam sesi tersebut, Regu C SMAN 1 Pontianak lebih dulu menjawab. Namun, jawaban mereka dinilai juri tidak lengkap sehingga mendapat pengurangan nilai lima poin. Pertanyaan kemudian dilanjutkan ke Regu B SMAN 1 Sambas yang memberikan jawaban serupa.&#13;
&#13;
Juri kemudian menyatakan jawaban Regu B benar dan memberikan nilai sepuluh. Hal ini memicu protes dari Regu C yang merasa telah memberikan jawaban yang sama. Regu C bahkan meminta kesaksian dari penonton terkait jawaban yang telah disampaikan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyampaikan permohonan maaf atas insiden penilaian dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang viral di media sosial.&#13;
&#13;
Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dewan juri serta sistem pelaksanaan lomba. Ia juga menyayangkan insiden tersebut dan menekankan pentingnya objektivitas juri serta respons cepat terhadap keberatan peserta di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,&amp;rdquo; kata Akbar, Senin (11/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, evaluasi penuh akan dilakukan terhadap pelaksanaan ajang tersebut, termasuk aspek teknis seperti tata suara dan mekanisme banding agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, peristiwa serupa juga disebut pernah terjadi pada tahun sebelumnya di provinsi lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya melihat Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar pada Sabtu 9 Mei 2026 di Pontianak dan diikuti sembilan sekolah menengah atas. Tiga finalis yang bertanding yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.&#13;
&#13;
Sorotan publik muncul saat sesi rebutan jawaban pada pertanyaan mengenai DPR dalam memilih anggota BPK dan pertimbangan lembaga terkait.&#13;
&#13;
Dalam sesi tersebut, Regu C SMAN 1 Pontianak lebih dulu menjawab. Namun, jawaban mereka dinilai juri tidak lengkap sehingga mendapat pengurangan nilai lima poin. Pertanyaan kemudian dilanjutkan ke Regu B SMAN 1 Sambas yang memberikan jawaban serupa.&#13;
&#13;
Juri kemudian menyatakan jawaban Regu B benar dan memberikan nilai sepuluh. Hal ini memicu protes dari Regu C yang merasa telah memberikan jawaban yang sama. Regu C bahkan meminta kesaksian dari penonton terkait jawaban yang telah disampaikan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
