<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel Maksimalkan Keamanan Masyarakat</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian. Hal itu dilakukan guna semakin memaksimalkan pemberian rasa aman bagi masyarakat Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217928/buka-rakernis-slog-polri-kapolri-perkuat-peralatan-personel-maksimalkan-keamanan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217928/buka-rakernis-slog-polri-kapolri-perkuat-peralatan-personel-maksimalkan-keamanan-masyarakat"/><item><title>Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel Maksimalkan Keamanan Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217928/buka-rakernis-slog-polri-kapolri-perkuat-peralatan-personel-maksimalkan-keamanan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/12/337/3217928/buka-rakernis-slog-polri-kapolri-perkuat-peralatan-personel-maksimalkan-keamanan-masyarakat</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2026 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/12/337/3217928/polri-BRdf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/12/337/3217928/polri-BRdf_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian. Hal itu dilakukan guna semakin memaksimalkan pemberian rasa aman bagi masyarakat Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di mana salah satunya tadi, bagaimana anggota-anggota kita saya minta untuk ke depan dibekali dengan peralatan yang betul-betul bisa memberikan keamanan bagi masyarakat,&amp;rdquo; kata Sigit usai menghadiri kerja teknis (rakernis) Staf Logistik (Slog) Polri di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).&#13;
&#13;
Sigit menyebut, dalam kegiatan ini juga diresmikan Slog Lab. Laboratorium tersebut digunakan untuk mengecek dan memastikan kualitas dari seragam yang diberikan kepada personel betul-betul memenuhi spesifikasi yang menjadi persyaratan Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tadi juga melihat dan diperagakan langsung bagaimana kita juga menyiapkan pakaian khususnya untuk personel-personel yang memiliki tugas dalam menghadapi potensi kerusuhan,&amp;rdquo; ujar Sigit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, seragam personel ke depannya juga disiapkan untuk menghadapi potensi serangan yang terjadi di wilayah rentan konflik. Pakaian tersebut nantinya dirancang bisa untuk menangkal serangan anak panah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi salah satunya, bagaimana agar pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan. Dan alhamdulillah dengan peralatan yang baru anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah,&amp;rdquo; ucap Sigit.&#13;
&#13;
Kemudian, ke depannya personel juga bakal dibekali dengan berbagai macam alat pengamanan diri untuk menghadapi segala macam potensi tantangan di lapangan. &amp;ldquo;Apakah itu mulai dari lemparan molotov, kemudian juga tembakan, dan juga tentunya segala macam yang membahayakan anggota,&amp;rdquo; tutur Sigit.&#13;
&#13;
Sigit menegaskan hal itu dimaksudkan agar seluruh personel kepolisian bisa menjalankan tugasnya secara maksimal dan optimal, khususnya dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat hingga menghadapi segala macam risiko yang dihadapi.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Sigit juga membagikan beberapa alat operasional yang sangat dibutuhkan bagi anggota. Di antaranya adalah 430 unit kendaraan, mulai dari motor, kemudian mobil patroli dengan tenaga listrik, hingga ambulans.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan juga peralatan-peralatan patroli di wilayah-wilayah konflik seperti di Papua, Papua Tengah, Dogiyai. Dan juga ambulans yang tentunya sangat dibutuhkan khususnya di situasi-situasi darurat. Juga ada beberapa kendaraan yang bisa digunakan pada saat melayani masyarakat yang terdampak banjir,&amp;rdquo; kata Sigit.&#13;
&#13;
Sigit berharap, ini semua menjadi bagian untuk mengoptimalkan serta memberikan dukungan terhadap seluruh anggota yang melaksanakan tugas di fungsi operasional serta memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman, dalam melaksanakan tugas kita mulai dari menjaga stabilitas Kamtibmas sampai dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan tugas-tugas yang terkait dengan penegakan hukum. Khususnya bagaimana kita sebagai institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan, menjaga keteraturan sosial, betul-betul bisa maksimal,&amp;rdquo; papar Sigit.&#13;
&#13;
Sementara itu, Sigit menyebut Korps Bhayangkara juga menyusun MEPE (Minimal Essential Police Equipment) atau peralatan standar minimal yang wajib dimiliki Polri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan tentunya ini semua bagian dari upaya kita agar kita selalu siap dengan seluruh dukungan peralatan yang ada, disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing. Sehingga kemudian pada saat Polri tampil dan turun, betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin. Dan harapan kita, semua yang dipersiapkan ini tentunya bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat terhadap tugas-tugas yang dilaksanakan oleh institusi Polri,&amp;rdquo; ujar Sigit.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian. Hal itu dilakukan guna semakin memaksimalkan pemberian rasa aman bagi masyarakat Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di mana salah satunya tadi, bagaimana anggota-anggota kita saya minta untuk ke depan dibekali dengan peralatan yang betul-betul bisa memberikan keamanan bagi masyarakat,&amp;rdquo; kata Sigit usai menghadiri kerja teknis (rakernis) Staf Logistik (Slog) Polri di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).&#13;
&#13;
Sigit menyebut, dalam kegiatan ini juga diresmikan Slog Lab. Laboratorium tersebut digunakan untuk mengecek dan memastikan kualitas dari seragam yang diberikan kepada personel betul-betul memenuhi spesifikasi yang menjadi persyaratan Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tadi juga melihat dan diperagakan langsung bagaimana kita juga menyiapkan pakaian khususnya untuk personel-personel yang memiliki tugas dalam menghadapi potensi kerusuhan,&amp;rdquo; ujar Sigit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, seragam personel ke depannya juga disiapkan untuk menghadapi potensi serangan yang terjadi di wilayah rentan konflik. Pakaian tersebut nantinya dirancang bisa untuk menangkal serangan anak panah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi salah satunya, bagaimana agar pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan. Dan alhamdulillah dengan peralatan yang baru anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah,&amp;rdquo; ucap Sigit.&#13;
&#13;
Kemudian, ke depannya personel juga bakal dibekali dengan berbagai macam alat pengamanan diri untuk menghadapi segala macam potensi tantangan di lapangan. &amp;ldquo;Apakah itu mulai dari lemparan molotov, kemudian juga tembakan, dan juga tentunya segala macam yang membahayakan anggota,&amp;rdquo; tutur Sigit.&#13;
&#13;
Sigit menegaskan hal itu dimaksudkan agar seluruh personel kepolisian bisa menjalankan tugasnya secara maksimal dan optimal, khususnya dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat hingga menghadapi segala macam risiko yang dihadapi.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Sigit juga membagikan beberapa alat operasional yang sangat dibutuhkan bagi anggota. Di antaranya adalah 430 unit kendaraan, mulai dari motor, kemudian mobil patroli dengan tenaga listrik, hingga ambulans.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan juga peralatan-peralatan patroli di wilayah-wilayah konflik seperti di Papua, Papua Tengah, Dogiyai. Dan juga ambulans yang tentunya sangat dibutuhkan khususnya di situasi-situasi darurat. Juga ada beberapa kendaraan yang bisa digunakan pada saat melayani masyarakat yang terdampak banjir,&amp;rdquo; kata Sigit.&#13;
&#13;
Sigit berharap, ini semua menjadi bagian untuk mengoptimalkan serta memberikan dukungan terhadap seluruh anggota yang melaksanakan tugas di fungsi operasional serta memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman, dalam melaksanakan tugas kita mulai dari menjaga stabilitas Kamtibmas sampai dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan tugas-tugas yang terkait dengan penegakan hukum. Khususnya bagaimana kita sebagai institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan, menjaga keteraturan sosial, betul-betul bisa maksimal,&amp;rdquo; papar Sigit.&#13;
&#13;
Sementara itu, Sigit menyebut Korps Bhayangkara juga menyusun MEPE (Minimal Essential Police Equipment) atau peralatan standar minimal yang wajib dimiliki Polri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan tentunya ini semua bagian dari upaya kita agar kita selalu siap dengan seluruh dukungan peralatan yang ada, disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing. Sehingga kemudian pada saat Polri tampil dan turun, betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin. Dan harapan kita, semua yang dipersiapkan ini tentunya bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat terhadap tugas-tugas yang dilaksanakan oleh institusi Polri,&amp;rdquo; ujar Sigit.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
