<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik hingga 1.500 Meter</title><description>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati ± 1.500 meter di atas puncak (± 2.587 m di atas permukaan laut). &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3217849/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-hingga-1-500-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3217849/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-hingga-1-500-meter"/><item><title>Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik hingga 1.500 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3217849/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-hingga-1-500-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3217849/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-hingga-1-500-meter</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2026 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/12/340/3217849/gunung_dukono_erupsi-VyGs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik hingga 1.500 Meter (PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/12/340/3217849/gunung_dukono_erupsi-VyGs_large.jpg</image><title>Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik hingga 1.500 Meter (PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Dukono di Maluku Utara erupsi pada Selasa (12/5/2026) pukul 07:55 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati &amp;plusmn; 1.500 meter di atas puncak (&amp;plusmn; 2.587 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gunung Dukono Erupsi&#13;
&#13;
PVMBG melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 15 mm dan durasi 46,15 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,&amp;quot; tulis PVMBG dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
PVMBG mengingatkan letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Dukono di Maluku Utara erupsi pada Selasa (12/5/2026) pukul 07:55 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati &amp;plusmn; 1.500 meter di atas puncak (&amp;plusmn; 2.587 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gunung Dukono Erupsi&#13;
&#13;
PVMBG melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 15 mm dan durasi 46,15 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,&amp;quot; tulis PVMBG dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
PVMBG mengingatkan letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
