<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kota Kendari Diterjang Banjir, 2 Warga Tewas</title><description>Banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyebabkan 3.517 jiwa terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, dua warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3218057/kota-kendari-diterjang-banjir-2-warga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3218057/kota-kendari-diterjang-banjir-2-warga-tewas"/><item><title>Kota Kendari Diterjang Banjir, 2 Warga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3218057/kota-kendari-diterjang-banjir-2-warga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/12/340/3218057/kota-kendari-diterjang-banjir-2-warga-tewas</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/12/340/3218057/banjir_di_kota_kendari-VKhL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Kota Kendari (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/12/340/3218057/banjir_di_kota_kendari-VKhL_large.jpg</image><title>Banjir di Kota Kendari (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyebabkan 3.517 jiwa terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, dua warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dua warga meninggal dunia. Selain itu, sekitar 797 kepala keluarga atau 3.517 jiwa terdampak, dengan sekitar 797 unit rumah ikut terdampak genangan,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (12/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, wilayah terdampak mencakup 16 kelurahan di tujuh kecamatan. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/5/2026) itu masih menjadi atensi BPBD setempat hingga saat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut dan sebagian masyarakat bersama instansi terkait saat ini tengah berupaya membersihkan sisa lumpur dan puing sampah yang terbawa banjir,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain di Kendari, BNPB juga melaporkan banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (11/5/2026). Banjir tersebut mengakibatkan ribuan jiwa terdampak serta ratusan rumah terendam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengakibatkan sedikitnya 1.051 kepala keluarga atau 3.539 jiwa terdampak serta sekitar 966 unit rumah terdampak,&amp;rdquo; ucap Abdul.&#13;
&#13;
Ia menyebut, banjir berdampak pada 11 wilayah di empat kecamatan dan dipicu tingginya intensitas curah hujan.&#13;
&#13;
Abdul menyampaikan, kondisi banjir di Tebing Tinggi juga mulai berangsur surut. Masyarakat bersama instansi terkait kini mulai membersihkan lumpur dan puing sampah akibat banjir.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyebabkan 3.517 jiwa terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, dua warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dua warga meninggal dunia. Selain itu, sekitar 797 kepala keluarga atau 3.517 jiwa terdampak, dengan sekitar 797 unit rumah ikut terdampak genangan,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (12/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, wilayah terdampak mencakup 16 kelurahan di tujuh kecamatan. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/5/2026) itu masih menjadi atensi BPBD setempat hingga saat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut dan sebagian masyarakat bersama instansi terkait saat ini tengah berupaya membersihkan sisa lumpur dan puing sampah yang terbawa banjir,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain di Kendari, BNPB juga melaporkan banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (11/5/2026). Banjir tersebut mengakibatkan ribuan jiwa terdampak serta ratusan rumah terendam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengakibatkan sedikitnya 1.051 kepala keluarga atau 3.539 jiwa terdampak serta sekitar 966 unit rumah terdampak,&amp;rdquo; ucap Abdul.&#13;
&#13;
Ia menyebut, banjir berdampak pada 11 wilayah di empat kecamatan dan dipicu tingginya intensitas curah hujan.&#13;
&#13;
Abdul menyampaikan, kondisi banjir di Tebing Tinggi juga mulai berangsur surut. Masyarakat bersama instansi terkait kini mulai membersihkan lumpur dan puing sampah akibat banjir.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
