<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Sebut Program Pilah Sampah Dievaluasi Tiap 2 Pekan</title><description>Ia juga meminta pasar-pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri. S&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/13/338/3217979/pramono-sebut-program-pilah-sampah-dievaluasi-tiap-2-pekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/13/338/3217979/pramono-sebut-program-pilah-sampah-dievaluasi-tiap-2-pekan"/><item><title>Pramono Sebut Program Pilah Sampah Dievaluasi Tiap 2 Pekan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/13/338/3217979/pramono-sebut-program-pilah-sampah-dievaluasi-tiap-2-pekan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/13/338/3217979/pramono-sebut-program-pilah-sampah-dievaluasi-tiap-2-pekan</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2026 04:09 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/12/338/3217979/pramono_anung-OWxw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Sebut Program Pilah Sampah Dievaluasi Tiap 2 Pekan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/12/338/3217979/pramono_anung-OWxw_large.jpg</image><title>Pramono Sebut Program Pilah Sampah Dievaluasi Tiap 2 Pekan (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung serius menangani masalah sampah di Ibu Kota. Ia menyebutkan program Pilah Sampah akan dievaluasi setiap dua pekan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah minta kepada Biro KDH (Kepala Daerah), setiap dua minggu sekali kita akan mengevaluasi perkembangan dari apa gerakan pilah sampah ini,&amp;quot; ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).&#13;
&#13;
Program Pilah Sampah tersebut dijalankan berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Melalui aturan itu, Pemprov DKI mendorong agar hanya sampah residu yang dikirim ke TPA Bantargebang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kami serius karena ini untuk menangani persoalan sampah yang ada di Jakarta karena Bantargebang sudah tidak mampu lagi,&amp;quot; ujar Pramono.&#13;
&#13;
Ia juga meminta pasar-pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri. Sampah organik nantinya diolah menjadi pupuk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk organik terutama yang di pasar-pasar, saya sudah minta semua pasar yang di bawah koordinasi Pasar Jaya mereka melakukan sendiri. Bahkan kemudian sampahnya digunakan untuk pupuk dan sebagainya, fertilizer dan sebagainya,&amp;quot; kata Pramono.&#13;
&#13;
Selain pasar, hotel, restoran, dan kafe juga diwajibkan memiliki tempat sampah terpisah sesuai jenisnya. Menurut Pramono, sektor tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah organik di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan untuk hotel, restoran dan kafe, kami mewajibkan semuanya harus punya tempat untuk pemisahan karena memang sampah yang terbesar di organik ini adalah hotel, restoran dan kafe,&amp;quot; tutur Pramono.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung serius menangani masalah sampah di Ibu Kota. Ia menyebutkan program Pilah Sampah akan dievaluasi setiap dua pekan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah minta kepada Biro KDH (Kepala Daerah), setiap dua minggu sekali kita akan mengevaluasi perkembangan dari apa gerakan pilah sampah ini,&amp;quot; ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).&#13;
&#13;
Program Pilah Sampah tersebut dijalankan berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Melalui aturan itu, Pemprov DKI mendorong agar hanya sampah residu yang dikirim ke TPA Bantargebang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kami serius karena ini untuk menangani persoalan sampah yang ada di Jakarta karena Bantargebang sudah tidak mampu lagi,&amp;quot; ujar Pramono.&#13;
&#13;
Ia juga meminta pasar-pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri. Sampah organik nantinya diolah menjadi pupuk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk organik terutama yang di pasar-pasar, saya sudah minta semua pasar yang di bawah koordinasi Pasar Jaya mereka melakukan sendiri. Bahkan kemudian sampahnya digunakan untuk pupuk dan sebagainya, fertilizer dan sebagainya,&amp;quot; kata Pramono.&#13;
&#13;
Selain pasar, hotel, restoran, dan kafe juga diwajibkan memiliki tempat sampah terpisah sesuai jenisnya. Menurut Pramono, sektor tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah organik di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan untuk hotel, restoran dan kafe, kami mewajibkan semuanya harus punya tempat untuk pemisahan karena memang sampah yang terbesar di organik ini adalah hotel, restoran dan kafe,&amp;quot; tutur Pramono.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
