<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KAI Tutup Perlintasan Liar Tebet-Cawang untuk Cegah Kecelakaan Fatal</title><description>PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta kembali menutup perlintasan sebidang liar. Kali ini, penutupan dilakukan di petak jalan antara Stasiun Cawang dan Stasiun Tebet, yang menjadi akses penghubung kawasan Kebon Baru dan Tebet.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/14/338/3218485/kai-tutup-perlintasan-liar-tebet-cawang-untuk-cegah-kecelakaan-fatal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/14/338/3218485/kai-tutup-perlintasan-liar-tebet-cawang-untuk-cegah-kecelakaan-fatal"/><item><title>KAI Tutup Perlintasan Liar Tebet-Cawang untuk Cegah Kecelakaan Fatal</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/14/338/3218485/kai-tutup-perlintasan-liar-tebet-cawang-untuk-cegah-kecelakaan-fatal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/14/338/3218485/kai-tutup-perlintasan-liar-tebet-cawang-untuk-cegah-kecelakaan-fatal</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/14/338/3218485/kai_tutup_perlintasan-YdDM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI Tutup Perlintasan Liar Tebet-Cawang (foto: dok KAI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/14/338/3218485/kai_tutup_perlintasan-YdDM_large.jpg</image><title>KAI Tutup Perlintasan Liar Tebet-Cawang (foto: dok KAI)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta kembali menutup perlintasan sebidang liar. Kali ini, penutupan dilakukan di petak jalan antara Stasiun Cawang dan Stasiun Tebet, yang menjadi akses penghubung kawasan Kebon Baru dan Tebet.&#13;
&#13;
Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat dari potensi kecelakaan di perlintasan tidak resmi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat dari potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang tidak resmi dan tidak memiliki standar pengamanan,&amp;rdquo; ujar Franoto, Kamis (14/5/2026).&#13;
&#13;
Franoto menjelaskan, di lintas Stasiun Cawang&amp;ndash;Stasiun Tebet terdapat lima perlintasan sebidang liar yang akan ditutup secara bertahap. Program serupa juga akan dilanjutkan pada sejumlah perlintasan liar lain di lintas Tebet&amp;ndash;Manggarai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelum penutupan dilakukan, KAI Daop 1 Jakarta bersama unsur kewilayahan, pemerintah setempat, aparat kepolisian, Kecamatan Tebet, hingga pihak kelurahan telah melakukan sosialisasi kepada warga melalui pertemuan di balai warga.&#13;
&#13;
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang serta risiko fatal yang dapat terjadi apabila aktivitas di perlintasan liar tetap dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa keberadaan pelintasan liar sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan karena tidak dilengkapi penjaga, palang pintu, rambu maupun perangkat keselamatan sesuai standar,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Franoto, selain melanggar aturan perkeretaapian, aktivitas di perlintasan liar juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat menyebabkan korban jiwa.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, saat ini masih terdapat 166 perlintasan sebidang resmi di wilayah Daop 1 Jakarta dengan lebar di atas dua meter yang belum dilengkapi penjagaan maupun fasilitas keselamatan memadai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara bertahap, KAI bersama para pemangku kepentingan akan melakukan peningkatan standar keselamatan pada pelintasan resmi tersebut melalui penyediaan perlengkapan keselamatan dan penempatan petugas penjaga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, untuk perlintasan sebidang dengan lebar di bawah dua meter, KAI memastikan akan dilakukan penutupan secara bertahap sesuai ketentuan guna menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat secara menyeluruh.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta kembali menutup perlintasan sebidang liar. Kali ini, penutupan dilakukan di petak jalan antara Stasiun Cawang dan Stasiun Tebet, yang menjadi akses penghubung kawasan Kebon Baru dan Tebet.&#13;
&#13;
Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat dari potensi kecelakaan di perlintasan tidak resmi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat dari potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang tidak resmi dan tidak memiliki standar pengamanan,&amp;rdquo; ujar Franoto, Kamis (14/5/2026).&#13;
&#13;
Franoto menjelaskan, di lintas Stasiun Cawang&amp;ndash;Stasiun Tebet terdapat lima perlintasan sebidang liar yang akan ditutup secara bertahap. Program serupa juga akan dilanjutkan pada sejumlah perlintasan liar lain di lintas Tebet&amp;ndash;Manggarai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelum penutupan dilakukan, KAI Daop 1 Jakarta bersama unsur kewilayahan, pemerintah setempat, aparat kepolisian, Kecamatan Tebet, hingga pihak kelurahan telah melakukan sosialisasi kepada warga melalui pertemuan di balai warga.&#13;
&#13;
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang serta risiko fatal yang dapat terjadi apabila aktivitas di perlintasan liar tetap dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa keberadaan pelintasan liar sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan karena tidak dilengkapi penjaga, palang pintu, rambu maupun perangkat keselamatan sesuai standar,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Franoto, selain melanggar aturan perkeretaapian, aktivitas di perlintasan liar juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat menyebabkan korban jiwa.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, saat ini masih terdapat 166 perlintasan sebidang resmi di wilayah Daop 1 Jakarta dengan lebar di atas dua meter yang belum dilengkapi penjagaan maupun fasilitas keselamatan memadai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara bertahap, KAI bersama para pemangku kepentingan akan melakukan peningkatan standar keselamatan pada pelintasan resmi tersebut melalui penyediaan perlengkapan keselamatan dan penempatan petugas penjaga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, untuk perlintasan sebidang dengan lebar di bawah dua meter, KAI memastikan akan dilakukan penutupan secara bertahap sesuai ketentuan guna menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat secara menyeluruh.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
