<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MPR Tunggu Surat Resmi Penolakan LCC Ulang dari SMAN 1 Pontianak</title><description>Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengaku telah menerima langsung sikap penolakan pelaksanaan ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar dari SMAN 1 Pontianak. Hal itu disampaikan pimpinan SMAN 1 Pontianak saat bertemu dirinya di Kompleks Parlemen, Kamis (14/5/2026).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/15/337/3218589/mpr-tunggu-surat-resmi-penolakan-lcc-ulang-dari-sman-1-pontianak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/15/337/3218589/mpr-tunggu-surat-resmi-penolakan-lcc-ulang-dari-sman-1-pontianak"/><item><title>MPR Tunggu Surat Resmi Penolakan LCC Ulang dari SMAN 1 Pontianak</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/15/337/3218589/mpr-tunggu-surat-resmi-penolakan-lcc-ulang-dari-sman-1-pontianak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/15/337/3218589/mpr-tunggu-surat-resmi-penolakan-lcc-ulang-dari-sman-1-pontianak</guid><pubDate>Jum'at 15 Mei 2026 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/15/337/3218589/eddy_soeparno-mAgw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno (foto: dok MPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/15/337/3218589/eddy_soeparno-mAgw_large.jpg</image><title>Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno (foto: dok MPR)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengaku telah menerima langsung sikap penolakan pelaksanaan ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar dari SMAN 1 Pontianak. Hal itu disampaikan pimpinan SMAN 1 Pontianak saat bertemu dirinya di Kompleks Parlemen, Kamis (14/5/2026).&#13;
&#13;
Untuk itu, Eddy menyarankan agar pihak sekolah membuat surat resmi terkait penolakan mengikuti ulang LCC 4 Pilar tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami minta juga kepada kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMAN 1 Pontianak, agar hasil keputusan internal dari pihak sekolah disampaikan secara tertulis dan resmi kepada pimpinan MPR,&amp;quot; ungkap Eddy kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).&#13;
&#13;
Hal itu dilakukan agar pimpinan MPR RI dapat mengambil keputusan untuk tidak mengulang penyelenggaraan LCC 4 Pilar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Agar pimpinan MPR bisa membuat keputusan baru untuk tidak mengulang lomba LCC di Pontianak, dan menetapkan SMA Sambas sebagai pemenang LCC. Itu yang kami bahas secara keseluruhan,&amp;quot; ujar Eddy.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pertemuan itu, Eddy menyampaikan SMAN 1 Pontianak memutuskan tidak akan mengikuti pelaksanaan ulang LCC 4 Pilar. Bahkan, kata dia, SMAN 1 Pontianak mendukung SMAN 1 Sambas untuk bertarung di ajang LCC 4 Pilar 2026 tingkat nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat bahwa pihak SMA 1 sangat terbuka untuk dialog dan diskusi, suasananya juga sangat hangat. Bahkan mereka mengatakan kejadian ini justru menambah semangat untuk mengikuti lomba cerdas cermat di tahun berikutnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, SMAN 1 Pontianak menegaskan tidak pernah memiliki maksud menganulir hasil Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat yang belakangan menjadi polemik.&#13;
&#13;
Penegasan itu disampaikan pihak sekolah melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @smansaptk.informasi, Kamis (14/5/2026).&#13;
&#13;
Pihak sekolah menyebut langkah yang dilakukan sebelumnya semata-mata untuk memperoleh kejelasan terkait penilaian lomba melalui proses klarifikasi. SMAN 1 Pontianak menekankan upaya tersebut dilakukan demi terciptanya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,&amp;rdquo; demikian isi pernyataan tersebut.&#13;
&#13;
Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, mengatakan persoalan tersebut telah direspons MPR melalui permohonan maaf dan komitmen perbaikan menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pihak sekolah menegaskan langkah yang ditempuh bukan untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.&#13;
&#13;
SMAN 1 Pontianak juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak atas perhatian, dukungan, serta kepedulian dalam menyikapi persoalan tersebut.&#13;
&#13;
Dalam pernyataannya, sekolah turut menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan mendukung penuh SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.&#13;
&#13;
SMAN 1 Pontianak juga memastikan tidak akan mengikuti pelaksanaan lomba ulang yang sebelumnya diputuskan MPR.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengaku telah menerima langsung sikap penolakan pelaksanaan ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar dari SMAN 1 Pontianak. Hal itu disampaikan pimpinan SMAN 1 Pontianak saat bertemu dirinya di Kompleks Parlemen, Kamis (14/5/2026).&#13;
&#13;
Untuk itu, Eddy menyarankan agar pihak sekolah membuat surat resmi terkait penolakan mengikuti ulang LCC 4 Pilar tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami minta juga kepada kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMAN 1 Pontianak, agar hasil keputusan internal dari pihak sekolah disampaikan secara tertulis dan resmi kepada pimpinan MPR,&amp;quot; ungkap Eddy kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).&#13;
&#13;
Hal itu dilakukan agar pimpinan MPR RI dapat mengambil keputusan untuk tidak mengulang penyelenggaraan LCC 4 Pilar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Agar pimpinan MPR bisa membuat keputusan baru untuk tidak mengulang lomba LCC di Pontianak, dan menetapkan SMA Sambas sebagai pemenang LCC. Itu yang kami bahas secara keseluruhan,&amp;quot; ujar Eddy.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pertemuan itu, Eddy menyampaikan SMAN 1 Pontianak memutuskan tidak akan mengikuti pelaksanaan ulang LCC 4 Pilar. Bahkan, kata dia, SMAN 1 Pontianak mendukung SMAN 1 Sambas untuk bertarung di ajang LCC 4 Pilar 2026 tingkat nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat bahwa pihak SMA 1 sangat terbuka untuk dialog dan diskusi, suasananya juga sangat hangat. Bahkan mereka mengatakan kejadian ini justru menambah semangat untuk mengikuti lomba cerdas cermat di tahun berikutnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, SMAN 1 Pontianak menegaskan tidak pernah memiliki maksud menganulir hasil Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat yang belakangan menjadi polemik.&#13;
&#13;
Penegasan itu disampaikan pihak sekolah melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @smansaptk.informasi, Kamis (14/5/2026).&#13;
&#13;
Pihak sekolah menyebut langkah yang dilakukan sebelumnya semata-mata untuk memperoleh kejelasan terkait penilaian lomba melalui proses klarifikasi. SMAN 1 Pontianak menekankan upaya tersebut dilakukan demi terciptanya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,&amp;rdquo; demikian isi pernyataan tersebut.&#13;
&#13;
Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, mengatakan persoalan tersebut telah direspons MPR melalui permohonan maaf dan komitmen perbaikan menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pihak sekolah menegaskan langkah yang ditempuh bukan untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.&#13;
&#13;
SMAN 1 Pontianak juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak atas perhatian, dukungan, serta kepedulian dalam menyikapi persoalan tersebut.&#13;
&#13;
Dalam pernyataannya, sekolah turut menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan mendukung penuh SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.&#13;
&#13;
SMAN 1 Pontianak juga memastikan tidak akan mengikuti pelaksanaan lomba ulang yang sebelumnya diputuskan MPR.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
