<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buntut Kasus Narkoba di Hotel Jakbar, Lapas Cipinang Razia Blok Hunian</title><description>Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan warga binaan, mulai dari keterlibatan dalam peredaran narkoba hingga penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/15/338/3218675/buntut-kasus-narkoba-di-hotel-jakbar-lapas-cipinang-razia-blok-hunian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/15/338/3218675/buntut-kasus-narkoba-di-hotel-jakbar-lapas-cipinang-razia-blok-hunian"/><item><title>Buntut Kasus Narkoba di Hotel Jakbar, Lapas Cipinang Razia Blok Hunian</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/15/338/3218675/buntut-kasus-narkoba-di-hotel-jakbar-lapas-cipinang-razia-blok-hunian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/15/338/3218675/buntut-kasus-narkoba-di-hotel-jakbar-lapas-cipinang-razia-blok-hunian</guid><pubDate>Jum'at 15 Mei 2026 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/15/338/3218675/wachid_wibowo-4X8U_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Kalapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/15/338/3218675/wachid_wibowo-4X8U_large.jpg</image><title> Kalapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan warga binaan, mulai dari keterlibatan dalam peredaran narkoba hingga penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.&#13;
&#13;
Wachid mengungkapkan, pihaknya telah melakukan razia dan pemeriksaan menyeluruh di blok hunian warga binaan. Langkah itu dilakukan menyusul pengungkapan kasus peredaran narkoba di dua hotel kawasan Jakarta Barat yang dibongkar Bareskrim Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dan bersinergi dengan Bareskrim Polri, untuk mendukung proses pengungkapan perkara ini,&amp;rdquo; kata Wachid kepada awak media, Jumat (15/5/2026).&#13;
&#13;
Dari hasil razia tersebut, petugas menyita alat komunikasi yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti itu selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, warga binaan yang diduga terkait langsung ditempatkan di Blok Restoratif guna kepentingan pengamanan, pengawasan, serta pendalaman lebih lanjut sebagai langkah antisipatif dan pengendalian situasi internal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wachid menegaskan, pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum dan tidak akan memberikan ruang kompromi terhadap segala bentuk penyimpangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini proses masih terus dikembangkan oleh Bareskrim Polri. Pengamanan internal, razia, dan langkah pengendalian langsung kami lakukan sebagai bentuk keseriusan menjaga keamanan serta integritas pemasyarakatan,&amp;rdquo; ujar Wachid.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, komitmen Zero HALINAR terus diperkuat melalui pengawasan berlapis, deteksi dini, razia rutin, serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada toleransi terhadap narkoba, handphone ilegal, maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk petugas, akan kami tindak tegas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan warga binaan, mulai dari keterlibatan dalam peredaran narkoba hingga penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.&#13;
&#13;
Wachid mengungkapkan, pihaknya telah melakukan razia dan pemeriksaan menyeluruh di blok hunian warga binaan. Langkah itu dilakukan menyusul pengungkapan kasus peredaran narkoba di dua hotel kawasan Jakarta Barat yang dibongkar Bareskrim Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dan bersinergi dengan Bareskrim Polri, untuk mendukung proses pengungkapan perkara ini,&amp;rdquo; kata Wachid kepada awak media, Jumat (15/5/2026).&#13;
&#13;
Dari hasil razia tersebut, petugas menyita alat komunikasi yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti itu selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, warga binaan yang diduga terkait langsung ditempatkan di Blok Restoratif guna kepentingan pengamanan, pengawasan, serta pendalaman lebih lanjut sebagai langkah antisipatif dan pengendalian situasi internal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wachid menegaskan, pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum dan tidak akan memberikan ruang kompromi terhadap segala bentuk penyimpangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini proses masih terus dikembangkan oleh Bareskrim Polri. Pengamanan internal, razia, dan langkah pengendalian langsung kami lakukan sebagai bentuk keseriusan menjaga keamanan serta integritas pemasyarakatan,&amp;rdquo; ujar Wachid.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, komitmen Zero HALINAR terus diperkuat melalui pengawasan berlapis, deteksi dini, razia rutin, serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada toleransi terhadap narkoba, handphone ilegal, maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk petugas, akan kami tindak tegas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
