<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo: Indonesia Tambah Alutsista Demi Jaga Kedaulatan, Bukan untuk Kepentingan Lain!</title><description>Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan lain selain menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/18/337/3219119/prabowo-indonesia-tambah-alutsista-demi-jaga-kedaulatan-bukan-untuk-kepentingan-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/18/337/3219119/prabowo-indonesia-tambah-alutsista-demi-jaga-kedaulatan-bukan-untuk-kepentingan-lain"/><item><title>Prabowo: Indonesia Tambah Alutsista Demi Jaga Kedaulatan, Bukan untuk Kepentingan Lain!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/18/337/3219119/prabowo-indonesia-tambah-alutsista-demi-jaga-kedaulatan-bukan-untuk-kepentingan-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/18/337/3219119/prabowo-indonesia-tambah-alutsista-demi-jaga-kedaulatan-bukan-untuk-kepentingan-lain</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2026 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/18/337/3219119/presiden_prabowo_subianto-2Hm0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/18/337/3219119/presiden_prabowo_subianto-2Hm0_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan lain selain menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&#13;
&#13;
Penegasan tersebut disampaikan Prabowo usai menyerahkan tambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Air Force Base, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,&amp;quot; ujar Prabowo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penambahan alutsista tersebut, Indonesia resmi menerima enam pesawat tempur Dassault Rafale, satu pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, empat pesawat Dassault Falcon 8X, serta Radar GCI GM403.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, TNI juga menerima Rudal Air to Air Beyond Visual Range (BVR) Meteor dan Smart Weapon AASM Hammer yang merupakan bagian dari sistem persenjataan Rafale.&#13;
&#13;
Prabowo menilai penambahan sistem pertahanan menjadi kebutuhan penting di tengah kondisi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat sistem pertahanan nasional guna mengamankan wilayah udara, laut, maupun daratan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kira itu intinya ya, dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan lain selain menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&#13;
&#13;
Penegasan tersebut disampaikan Prabowo usai menyerahkan tambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Air Force Base, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,&amp;quot; ujar Prabowo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penambahan alutsista tersebut, Indonesia resmi menerima enam pesawat tempur Dassault Rafale, satu pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, empat pesawat Dassault Falcon 8X, serta Radar GCI GM403.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, TNI juga menerima Rudal Air to Air Beyond Visual Range (BVR) Meteor dan Smart Weapon AASM Hammer yang merupakan bagian dari sistem persenjataan Rafale.&#13;
&#13;
Prabowo menilai penambahan sistem pertahanan menjadi kebutuhan penting di tengah kondisi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat sistem pertahanan nasional guna mengamankan wilayah udara, laut, maupun daratan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kira itu intinya ya, dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
