<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Masjid San Diego</title><description>Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban dalam insiden penembakan di depan Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, pada Senin 18 Mei 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/18/3219336/kemlu-pastikan-tidak-ada-wni-jadi-korban-penembakan-di-masjid-san-diego</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/19/18/3219336/kemlu-pastikan-tidak-ada-wni-jadi-korban-penembakan-di-masjid-san-diego"/><item><title> Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Masjid San Diego</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/18/3219336/kemlu-pastikan-tidak-ada-wni-jadi-korban-penembakan-di-masjid-san-diego</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/19/18/3219336/kemlu-pastikan-tidak-ada-wni-jadi-korban-penembakan-di-masjid-san-diego</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/18/3219336/heni_hamidah-bCSA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/18/3219336/heni_hamidah-bCSA_large.jpg</image><title>Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban dalam insiden penembakan di depan Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, pada Senin 18 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Los Angeles telah menerima informasi terkait insiden penembakan yang terjadi di Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California,&amp;quot; kata Heni, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
Heni menyampaikan, bahwa San Diego Police Department (SDPD) masih menyelidiki motif insiden tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat tiga korban jiwa dalam peristiwa itu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;KJRI Los Angeles sejauh ini belum menerima laporan adanya WNI yang menjadi korban maupun terdampak,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kemlu RI melalui KJRI Los Angeles terus memantau perkembangan penanganan insiden oleh otoritas setempat.&#13;
&#13;
Sementara itu, diketahui pelaku penembakan di depan Pusat Islam San Diego merupakan dua remaja berusia 17 tahun dan 19 tahun. Mereka melepaskan tembakan pada Senin siang waktu setempat atau Selasa pagi WIB. Insiden tersebut menewaskan tiga orang di luar masjid, salah satunya petugas keamanan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban dalam insiden penembakan di depan Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, pada Senin 18 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Los Angeles telah menerima informasi terkait insiden penembakan yang terjadi di Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California,&amp;quot; kata Heni, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
Heni menyampaikan, bahwa San Diego Police Department (SDPD) masih menyelidiki motif insiden tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat tiga korban jiwa dalam peristiwa itu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;KJRI Los Angeles sejauh ini belum menerima laporan adanya WNI yang menjadi korban maupun terdampak,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kemlu RI melalui KJRI Los Angeles terus memantau perkembangan penanganan insiden oleh otoritas setempat.&#13;
&#13;
Sementara itu, diketahui pelaku penembakan di depan Pusat Islam San Diego merupakan dua remaja berusia 17 tahun dan 19 tahun. Mereka melepaskan tembakan pada Senin siang waktu setempat atau Selasa pagi WIB. Insiden tersebut menewaskan tiga orang di luar masjid, salah satunya petugas keamanan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
