<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Erupsi Setinggi 3.000 Meter Pagi Ini, PVMBG Ingatkan Ancaman Abu Vulkanik</title><description>Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pagi ini, Selasa (19/5/2026) pukul 07.25 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati mencapai ±3.000 meter di atas puncak atau sekitar ±4.087 meter di atas permukaan laut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219264/gunung-dukono-erupsi-setinggi-3-000-meter-pagi-ini-pvmbg-ingatkan-ancaman-abu-vulkanik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219264/gunung-dukono-erupsi-setinggi-3-000-meter-pagi-ini-pvmbg-ingatkan-ancaman-abu-vulkanik"/><item><title>Gunung Dukono Erupsi Setinggi 3.000 Meter Pagi Ini, PVMBG Ingatkan Ancaman Abu Vulkanik</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219264/gunung-dukono-erupsi-setinggi-3-000-meter-pagi-ini-pvmbg-ingatkan-ancaman-abu-vulkanik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219264/gunung-dukono-erupsi-setinggi-3-000-meter-pagi-ini-pvmbg-ingatkan-ancaman-abu-vulkanik</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219264/gunung_dukono_erupsi-bYBO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Erupsi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219264/gunung_dukono_erupsi-bYBO_large.jpg</image><title>Gunung Dukono Erupsi (foto: PVMBG)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pagi ini, Selasa (19/5/2026) pukul 07.25 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati mencapai &amp;plusmn;3.000 meter di atas puncak atau sekitar &amp;plusmn;4.087 meter di atas permukaan laut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
PVMBG melaporkan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 111,69 detik. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung dan para wisatawan diimbau tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.&#13;
&#13;
PVMBG menjelaskan, letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin sehingga wilayah terdampak abu dapat berubah-ubah.&#13;
&#13;
Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pagi ini, Selasa (19/5/2026) pukul 07.25 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati mencapai &amp;plusmn;3.000 meter di atas puncak atau sekitar &amp;plusmn;4.087 meter di atas permukaan laut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
PVMBG melaporkan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 111,69 detik. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung dan para wisatawan diimbau tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.&#13;
&#13;
PVMBG menjelaskan, letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin sehingga wilayah terdampak abu dapat berubah-ubah.&#13;
&#13;
Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
