<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 dari 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel</title><description>Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina. Mereka terbagi dalam lima kapal dari total 54 kapal yang berlayar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219272/5-dari-9-wni-rombongan-global-sumud-flotilla-ditangkap-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219272/5-dari-9-wni-rombongan-global-sumud-flotilla-ditangkap-israel"/><item><title>5 dari 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219272/5-dari-9-wni-rombongan-global-sumud-flotilla-ditangkap-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219272/5-dari-9-wni-rombongan-global-sumud-flotilla-ditangkap-israel</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 07:59 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219272/rombongan_global_sumud_flotilla_ditangkap_israel-ZyVv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219272/rombongan_global_sumud_flotilla_ditangkap_israel-ZyVv_large.jpg</image><title>Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina. Mereka terbagi dalam lima kapal dari total 54 kapal yang berlayar.&#13;
&#13;
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyatakan, lima dari sembilan WNI tersebut ditangkap tentara Zionis Israel. Informasi itu diterima GPCI per pukul 21.00 WIB, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lima delegasi ditangkap, empat masih berlayar,&amp;rdquo; kata Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, lima WNI yang ditangkap yakni Thoudy Badai Rifan Billah (jurnalis Republika), Andre Prasetyo Nugroho (jurnalis Tempo), dan Rahendro Herubowo (jurnalis iNewsTV/BeritJurnali) yang berada di Kapal Ozgurluk.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat) di Kapal Josef, dan Bambang Noroyono (jurnalis Republika) di Kapal BoraLize.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, empat WNI yang masih melanjutkan pelayaran adalah Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa) dan Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa) di Kapal Zapyro, serta Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqsa) dan Hendro Prasetyo (SMART 171) di Kapal Kasr-1.&#13;
&#13;
GPCI menilai penangkapan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 merupakan ancaman terhadap misi kemanusiaan internasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apabila terjadi penangkapan terhadap warga negara Indonesia maupun partisipan Global Sumud Flotilla 2.0, tentu ini adalah ancaman terhadap misi kemanusiaan secara keseluruhan. Kami mengecam keras upaya penghentian misi ini,&amp;rdquo; kata Anggota Dewan Pengarah GPCI, Irvan Nugraha, saat konferensi pers di kantor Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina. Mereka terbagi dalam lima kapal dari total 54 kapal yang berlayar.&#13;
&#13;
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyatakan, lima dari sembilan WNI tersebut ditangkap tentara Zionis Israel. Informasi itu diterima GPCI per pukul 21.00 WIB, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lima delegasi ditangkap, empat masih berlayar,&amp;rdquo; kata Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, lima WNI yang ditangkap yakni Thoudy Badai Rifan Billah (jurnalis Republika), Andre Prasetyo Nugroho (jurnalis Tempo), dan Rahendro Herubowo (jurnalis iNewsTV/BeritJurnali) yang berada di Kapal Ozgurluk.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat) di Kapal Josef, dan Bambang Noroyono (jurnalis Republika) di Kapal BoraLize.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, empat WNI yang masih melanjutkan pelayaran adalah Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa) dan Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa) di Kapal Zapyro, serta Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqsa) dan Hendro Prasetyo (SMART 171) di Kapal Kasr-1.&#13;
&#13;
GPCI menilai penangkapan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 merupakan ancaman terhadap misi kemanusiaan internasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apabila terjadi penangkapan terhadap warga negara Indonesia maupun partisipan Global Sumud Flotilla 2.0, tentu ini adalah ancaman terhadap misi kemanusiaan secara keseluruhan. Kami mengecam keras upaya penghentian misi ini,&amp;rdquo; kata Anggota Dewan Pengarah GPCI, Irvan Nugraha, saat konferensi pers di kantor Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
