<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 WNI Ditangkap Israel, MUI Minta Presiden Prabowo Turun Tangan</title><description>Tindakan Israel ini dianggap melanggar setidaknya dua hukum internasional. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219443/5-wni-ditangkap-israel-mui-minta-presiden-prabowo-turun-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219443/5-wni-ditangkap-israel-mui-minta-presiden-prabowo-turun-tangan"/><item><title>5 WNI Ditangkap Israel, MUI Minta Presiden Prabowo Turun Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219443/5-wni-ditangkap-israel-mui-minta-presiden-prabowo-turun-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219443/5-wni-ditangkap-israel-mui-minta-presiden-prabowo-turun-tangan</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219443/tentara_israel_mencegat_armada_kapal_kemanusiaan_dan_menahan_penumpang_termasuk_5_wni-KvAz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Israel mencegat armada kapal kemanusiaan dan menahan penumpang termasuk 5 WNI. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219443/tentara_israel_mencegat_armada_kapal_kemanusiaan_dan_menahan_penumpang_termasuk_5_wni-KvAz_large.jpg</image><title>Tentara Israel mencegat armada kapal kemanusiaan dan menahan penumpang termasuk 5 WNI. </title></images><description>JAKARTA - Ketua MUI Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digital, Masduki Baidlowi, meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah konkret guna menyelamatkan lima warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan ditangkap oleh tentara Israel. Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia harus memberikan atensi dan afirmasi penuh karena para WNI tersebut sedang menjalankan misi kemanusiaan yang mulia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya mengharapkan pemerintah, apakah itu Presiden atau di bawahnya seperti Menteri Luar Negeri, bisa memberikan bantuan dan langkah-langkah yang konkret bagaimana menyelamatkan mereka. Terkait Presiden atau Menlu, warga negara Indonesia memang harus diselamatkan,&amp;rdquo; ujar Masduki dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
Masduki menilai penangkapan ini menyalahi dua hukum internasional, yakni Konvensi Jenewa dan Hukum Humaniter Internasional. Sebab, tiga dari lima WNI yang ditangkap merupakan jurnalis. Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.&#13;
&#13;
Masduki menjelaskan, Hukum Humaniter Internasional menjamin perlindungan warga sipil dan jurnalis yang bekerja secara profesional, baik dalam masa perang maupun damai.&#13;
&#13;
Sementara itu, Konvensi Jenewa memperkuat perlindungan hukum bahwa jurnalis tidak boleh dijadikan target penangkapan atau kekerasan dalam wilayah konflik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita mengutuk penangkapan itu, apalagi kita tahu jelas bahwa misi itu adalah misi damai dan bertujuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan terhadap warga Palestina yang ada di Gaza. Jelas-jelas ini bertentangan dengan dua hukum internasional dan menabrak nilai-nilai kemanusiaan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Masduki menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh para relawan dan jurnalis Indonesia di Gaza adalah bentuk implementasi dari hifdzun nafs, yaitu kewajiban menjaga dan menyelamatkan nyawa manusia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, warga Palestina di Gaza sedang menghadapi ancaman kelaparan dan penderitaan yang nyata. Kehadiran tim penyelamat dari Indonesia murni untuk membantu mengatasi krisis tersebut, sehingga penangkapan mereka dinilai sangat mencederai rasa keadilan.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, MUI menilai tindakan sewenang-wenang Israel ini justru akan berbalik menjadi bumerang bagi mereka sendiri di panggung geopolitik global.&#13;
&#13;
Dunia internasional yang semula bersikap netral, kini bertransformasi menjadi pendukung gerakan perdamaian Palestina dan konsep two-state solution (solusi dua negara).&#13;
&#13;
Juru Bicara Wakil Presiden ke-13 RI ini memberi contoh bagaimana negara-negara Eropa seperti Spanyol kini berbalik arah menjadi pendukung kuat berdirinya negara Palestina.&#13;
&#13;
Begitu pula dengan arus bawah warga sipil di Amerika Serikat yang kini gencar menyuarakan hak-hak sipil warga Gaza, berbeda pandangan dengan kebijakan pemerintahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banyak pihak saat ini di dunia internasional yang semula netral kemudian menjadi tidak netral dan mendukung gerakan perdamaian untuk Palestina. Kejadian-kejadian seperti ini bukan hanya bertentangan dengan hukum internasional, tapi juga nilai-nilai kemanusiaan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua MUI Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digital, Masduki Baidlowi, meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah konkret guna menyelamatkan lima warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan ditangkap oleh tentara Israel. Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia harus memberikan atensi dan afirmasi penuh karena para WNI tersebut sedang menjalankan misi kemanusiaan yang mulia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya mengharapkan pemerintah, apakah itu Presiden atau di bawahnya seperti Menteri Luar Negeri, bisa memberikan bantuan dan langkah-langkah yang konkret bagaimana menyelamatkan mereka. Terkait Presiden atau Menlu, warga negara Indonesia memang harus diselamatkan,&amp;rdquo; ujar Masduki dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
Masduki menilai penangkapan ini menyalahi dua hukum internasional, yakni Konvensi Jenewa dan Hukum Humaniter Internasional. Sebab, tiga dari lima WNI yang ditangkap merupakan jurnalis. Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.&#13;
&#13;
Masduki menjelaskan, Hukum Humaniter Internasional menjamin perlindungan warga sipil dan jurnalis yang bekerja secara profesional, baik dalam masa perang maupun damai.&#13;
&#13;
Sementara itu, Konvensi Jenewa memperkuat perlindungan hukum bahwa jurnalis tidak boleh dijadikan target penangkapan atau kekerasan dalam wilayah konflik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita mengutuk penangkapan itu, apalagi kita tahu jelas bahwa misi itu adalah misi damai dan bertujuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan terhadap warga Palestina yang ada di Gaza. Jelas-jelas ini bertentangan dengan dua hukum internasional dan menabrak nilai-nilai kemanusiaan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Masduki menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh para relawan dan jurnalis Indonesia di Gaza adalah bentuk implementasi dari hifdzun nafs, yaitu kewajiban menjaga dan menyelamatkan nyawa manusia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, warga Palestina di Gaza sedang menghadapi ancaman kelaparan dan penderitaan yang nyata. Kehadiran tim penyelamat dari Indonesia murni untuk membantu mengatasi krisis tersebut, sehingga penangkapan mereka dinilai sangat mencederai rasa keadilan.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, MUI menilai tindakan sewenang-wenang Israel ini justru akan berbalik menjadi bumerang bagi mereka sendiri di panggung geopolitik global.&#13;
&#13;
Dunia internasional yang semula bersikap netral, kini bertransformasi menjadi pendukung gerakan perdamaian Palestina dan konsep two-state solution (solusi dua negara).&#13;
&#13;
Juru Bicara Wakil Presiden ke-13 RI ini memberi contoh bagaimana negara-negara Eropa seperti Spanyol kini berbalik arah menjadi pendukung kuat berdirinya negara Palestina.&#13;
&#13;
Begitu pula dengan arus bawah warga sipil di Amerika Serikat yang kini gencar menyuarakan hak-hak sipil warga Gaza, berbeda pandangan dengan kebijakan pemerintahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banyak pihak saat ini di dunia internasional yang semula netral kemudian menjadi tidak netral dan mendukung gerakan perdamaian untuk Palestina. Kejadian-kejadian seperti ini bukan hanya bertentangan dengan hukum internasional, tapi juga nilai-nilai kemanusiaan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
