<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kedubes Palestina Kecam Penangkapan WNI oleh Israel</title><description>Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel terhadap para peserta Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah menjalani misi kemanusiaan ke Gaza.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219481/kedubes-palestina-kecam-penangkapan-wni-oleh-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219481/kedubes-palestina-kecam-penangkapan-wni-oleh-israel"/><item><title>Kedubes Palestina Kecam Penangkapan WNI oleh Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219481/kedubes-palestina-kecam-penangkapan-wni-oleh-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/19/337/3219481/kedubes-palestina-kecam-penangkapan-wni-oleh-israel</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 23:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219481/israel-SCX2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Militer Israel mencegat kapal yang ditumpang WNI dalam misi kemanusiaan (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/337/3219481/israel-SCX2_large.jpg</image><title>Militer Israel mencegat kapal yang ditumpang WNI dalam misi kemanusiaan (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel terhadap para peserta Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah menjalani misi kemanusiaan ke Gaza.&#13;
&#13;
Diketahui, dari sejumlah peserta GSF yang ditangkap tentara Israel tersebut, terdapat lima warga negara Indonesia (WNI) yang terdiri atas empat jurnalis dan satu aktivis kemanusiaan.&#13;
&#13;
Kedubes Palestina menyebut tindakan tentara pendudukan Israel tersebut sebagai aksi kriminal terhadap kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedutaan Besar Negara Palestina mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan oleh tentara pendudukan terhadap para peserta Armada Keteguhan Global, yang merupakan para pahlawan pembela hak asasi manusia, keadilan, dan hukum internasional,&amp;quot; tulis pernyataan resmi Kedubes Palestina untuk Indonesia, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah situasi tersebut, pihak Kedubes Palestina menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Dukungan konsisten dari pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia dinilai sangat berarti bagi perjuangan rakyat Palestina secara historis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami senantiasa berdiri bersama seluruh peserta armada ini, khususnya saudara-saudari kami dari Indonesia, dan kami berdoa kepada Allah SWT agar mereka dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Kedubes Palestina juga menyinggung kekejaman yang terus berlangsung di wilayah pendudukan, mulai dari pembantaian warga sipil di Gaza hingga perampasan aset warga di Tepi Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak terkejut dengan tindakan tentara Israel yang membantai anak-anak dan wanita hamil di Gaza, menghancurkan rumah-rumah warga, merampas tanah di Tepi Barat, serta mencuri hasil panen dan membakar harta benda milik warga Palestina,&amp;quot; tegas pihak Kedubes.&#13;
&#13;
Menutup pernyataannya, Kedubes Palestina menegaskan bahwa rentetan kejahatan yang dilakukan oleh tentara maupun pemukim ilegal Israel tidak akan pernah memadamkan semangat rakyat Palestina. Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi pemantik kekuatan baru bagi rakyat Palestina untuk bertahan dan berjuang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Segala bentuk kejahatan ini tidak akan pernah menggoyahkan ketabahan rakyat kami. Hal ini justru menambah tekad kami untuk terus bertahan di tanah air dan melanjutkan perlawanan hingga Palestina beserta seluruh tempat suci Islam dan Kristen berhasil dibebaskan,&amp;quot; pungkas pernyataan resminya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel terhadap para peserta Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah menjalani misi kemanusiaan ke Gaza.&#13;
&#13;
Diketahui, dari sejumlah peserta GSF yang ditangkap tentara Israel tersebut, terdapat lima warga negara Indonesia (WNI) yang terdiri atas empat jurnalis dan satu aktivis kemanusiaan.&#13;
&#13;
Kedubes Palestina menyebut tindakan tentara pendudukan Israel tersebut sebagai aksi kriminal terhadap kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedutaan Besar Negara Palestina mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan oleh tentara pendudukan terhadap para peserta Armada Keteguhan Global, yang merupakan para pahlawan pembela hak asasi manusia, keadilan, dan hukum internasional,&amp;quot; tulis pernyataan resmi Kedubes Palestina untuk Indonesia, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah situasi tersebut, pihak Kedubes Palestina menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Dukungan konsisten dari pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia dinilai sangat berarti bagi perjuangan rakyat Palestina secara historis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami senantiasa berdiri bersama seluruh peserta armada ini, khususnya saudara-saudari kami dari Indonesia, dan kami berdoa kepada Allah SWT agar mereka dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Kedubes Palestina juga menyinggung kekejaman yang terus berlangsung di wilayah pendudukan, mulai dari pembantaian warga sipil di Gaza hingga perampasan aset warga di Tepi Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak terkejut dengan tindakan tentara Israel yang membantai anak-anak dan wanita hamil di Gaza, menghancurkan rumah-rumah warga, merampas tanah di Tepi Barat, serta mencuri hasil panen dan membakar harta benda milik warga Palestina,&amp;quot; tegas pihak Kedubes.&#13;
&#13;
Menutup pernyataannya, Kedubes Palestina menegaskan bahwa rentetan kejahatan yang dilakukan oleh tentara maupun pemukim ilegal Israel tidak akan pernah memadamkan semangat rakyat Palestina. Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi pemantik kekuatan baru bagi rakyat Palestina untuk bertahan dan berjuang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Segala bentuk kejahatan ini tidak akan pernah menggoyahkan ketabahan rakyat kami. Hal ini justru menambah tekad kami untuk terus bertahan di tanah air dan melanjutkan perlawanan hingga Palestina beserta seluruh tempat suci Islam dan Kristen berhasil dibebaskan,&amp;quot; pungkas pernyataan resminya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
