<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Warga Jadi Korban Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Kapen Habema: Bukan Granat TNI!</title><description>Satgas Koops Habema terus melakukan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut untuk mencegah aksi serupa terulang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/340/3219323/4-warga-jadi-korban-ledakan-di-gereja-stasi-santo-paulus-nabuni-kapen-habema-bukan-granat-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/19/340/3219323/4-warga-jadi-korban-ledakan-di-gereja-stasi-santo-paulus-nabuni-kapen-habema-bukan-granat-tni"/><item><title>4 Warga Jadi Korban Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Kapen Habema: Bukan Granat TNI!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/19/340/3219323/4-warga-jadi-korban-ledakan-di-gereja-stasi-santo-paulus-nabuni-kapen-habema-bukan-granat-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/19/340/3219323/4-warga-jadi-korban-ledakan-di-gereja-stasi-santo-paulus-nabuni-kapen-habema-bukan-granat-tni</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/340/3219323/kkb-mS7N_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 Warga Jadi Korban Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/340/3219323/kkb-mS7N_large.jpg</image><title>4 Warga Jadi Korban Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni</title></images><description>INTAN JAYA &amp;ndash; Peristiwa ledakan terjadi di luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Akibatnya, empat warga jadi korban luka-luka.&#13;
&#13;
Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pendalaman dan verifikasi di lapangan.&#13;
&#13;
Dikatakan Wirya, granat yang ditemukan di lokasi memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan granat standar yang digunakan TNI. ⁠ ⁠&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI tidak menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, apalagi di area ibadah. ⁠TNI selalu mengedepankan pendekatan keamanan yang humanis dan melindungi masyarakat Papua,&amp;rdquo; ujar Wirya, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyesalkan adanya pemberitaan dan narasi di media sosial yang langsung menuduh TNI/Polri sebagai pelaku. Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua,&amp;rdquo;tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Satgas Koops Habema terus melakukan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut untuk mencegah aksi serupa terulang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak gereja dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus memberikan update perkembangan secara transparan sesuai fakta yang diperoleh dari tim di lapangan,&amp;rdquo;tutup Wirya.&#13;
</description><content:encoded>INTAN JAYA &amp;ndash; Peristiwa ledakan terjadi di luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Akibatnya, empat warga jadi korban luka-luka.&#13;
&#13;
Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pendalaman dan verifikasi di lapangan.&#13;
&#13;
Dikatakan Wirya, granat yang ditemukan di lokasi memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan granat standar yang digunakan TNI. ⁠ ⁠&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI tidak menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, apalagi di area ibadah. ⁠TNI selalu mengedepankan pendekatan keamanan yang humanis dan melindungi masyarakat Papua,&amp;rdquo; ujar Wirya, Selasa (19/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyesalkan adanya pemberitaan dan narasi di media sosial yang langsung menuduh TNI/Polri sebagai pelaku. Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua,&amp;rdquo;tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Satgas Koops Habema terus melakukan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut untuk mencegah aksi serupa terulang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak gereja dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus memberikan update perkembangan secara transparan sesuai fakta yang diperoleh dari tim di lapangan,&amp;rdquo;tutup Wirya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
