<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Tangkap 9 WNI Misi Gaza, Kemlu Maksimalkan Perlindungan Lewat Jalur Diplomatik</title><description>Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), dan mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219519/israel-tangkap-9-wni-misi-gaza-kemlu-maksimalkan-perlindungan-lewat-jalur-diplomatik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219519/israel-tangkap-9-wni-misi-gaza-kemlu-maksimalkan-perlindungan-lewat-jalur-diplomatik"/><item><title>Israel Tangkap 9 WNI Misi Gaza, Kemlu Maksimalkan Perlindungan Lewat Jalur Diplomatik</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219519/israel-tangkap-9-wni-misi-gaza-kemlu-maksimalkan-perlindungan-lewat-jalur-diplomatik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219519/israel-tangkap-9-wni-misi-gaza-kemlu-maksimalkan-perlindungan-lewat-jalur-diplomatik</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2026 09:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/20/337/3219519/juru_bicara_i_kemlu_ri_yvonne_mewengkang-VKtz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/20/337/3219519/juru_bicara_i_kemlu_ri_yvonne_mewengkang-VKtz_large.jpg</image><title> Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), dan mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi terkini hingga Rabu (20/5/2026) pukul 07.13 WIB, seluruh WNI yang berada dalam misi tersebut dipastikan dalam status tertahan.&#13;
&#13;
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, bersama perwakilan Indonesia di luar negeri kini terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan berbagai pihak terkait guna memastikan perlindungan terhadap sembilan WNI tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan ke-9 WNI tersebut,&amp;quot; ujar Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemlu menegaskan, seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan dimaksimalkan agar para WNI mendapat perlindungan penuh, dan dapat segera kembali ke Indonesia dengan selamat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah Indonesia juga mendesak Israel agar segera membebaskan seluruh kapal, dan awak misi kemanusiaan internasional yang saat ini ditahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,&amp;quot; tegas Yvonne.&#13;
&#13;
Misi Global Sumud Flotilla diketahui merupakan aksi kemanusiaan internasional yang membawa bantuan dan solidaritas bagi warga Palestina di Gaza.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), dan mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi terkini hingga Rabu (20/5/2026) pukul 07.13 WIB, seluruh WNI yang berada dalam misi tersebut dipastikan dalam status tertahan.&#13;
&#13;
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, bersama perwakilan Indonesia di luar negeri kini terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan berbagai pihak terkait guna memastikan perlindungan terhadap sembilan WNI tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan ke-9 WNI tersebut,&amp;quot; ujar Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemlu menegaskan, seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan dimaksimalkan agar para WNI mendapat perlindungan penuh, dan dapat segera kembali ke Indonesia dengan selamat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah Indonesia juga mendesak Israel agar segera membebaskan seluruh kapal, dan awak misi kemanusiaan internasional yang saat ini ditahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,&amp;quot; tegas Yvonne.&#13;
&#13;
Misi Global Sumud Flotilla diketahui merupakan aksi kemanusiaan internasional yang membawa bantuan dan solidaritas bagi warga Palestina di Gaza.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
