<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Menjulang 1 Kilometer di Atas Puncak</title><description>Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Rabu (20/5/2026) pukul 21.51 WIT. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.325 meter di atas permukaan laut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219741/gunung-ibu-erupsi-kolom-abu-menjulang-1-kilometer-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219741/gunung-ibu-erupsi-kolom-abu-menjulang-1-kilometer-di-atas-puncak"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Menjulang 1 Kilometer di Atas Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219741/gunung-ibu-erupsi-kolom-abu-menjulang-1-kilometer-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/20/337/3219741/gunung-ibu-erupsi-kolom-abu-menjulang-1-kilometer-di-atas-puncak</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2026 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/20/337/3219741/gunung_ibu-8sL2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/20/337/3219741/gunung_ibu-8sL2_large.jpg</image><title>Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG) </title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Rabu (20/5/2026) pukul 21.51 WIT. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.325 meter di atas permukaan laut.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Ibu, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 1 menit 3 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, Gunung Ibu masih berada pada Status Level II (Waspada),&amp;quot; tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.&#13;
&#13;
Masyarakat juga diimbau menggunakan pelindung hidung, mulut, dan mata seperti masker serta kacamata apabila terjadi hujan abu.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah.&#13;
&#13;
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terbaru terkait aktivitas gunung api tersebut.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu melalui aplikasi Magma Indonesia, situs resmi PVMBG, maupun media sosial resmi PVMBG.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Rabu (20/5/2026) pukul 21.51 WIT. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.325 meter di atas permukaan laut.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Ibu, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 1 menit 3 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, Gunung Ibu masih berada pada Status Level II (Waspada),&amp;quot; tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.&#13;
&#13;
Masyarakat juga diimbau menggunakan pelindung hidung, mulut, dan mata seperti masker serta kacamata apabila terjadi hujan abu.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah.&#13;
&#13;
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terbaru terkait aktivitas gunung api tersebut.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu melalui aplikasi Magma Indonesia, situs resmi PVMBG, maupun media sosial resmi PVMBG.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
