<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Masalah 9.000 Ton Sampah Harian, Pemprov DKI Jakarta Segera Bangun 3 PLTSa Baru</title><description>Ketiga PLTSa yang direncanakan akan dibangun di Bantargebang, Tanjungan. dan Sunter. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/20/338/3219619/atasi-masalah-9-000-ton-sampah-harian-pemprov-dki-jakarta-segera-bangun-3-pltsa-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/20/338/3219619/atasi-masalah-9-000-ton-sampah-harian-pemprov-dki-jakarta-segera-bangun-3-pltsa-baru"/><item><title>Atasi Masalah 9.000 Ton Sampah Harian, Pemprov DKI Jakarta Segera Bangun 3 PLTSa Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/20/338/3219619/atasi-masalah-9-000-ton-sampah-harian-pemprov-dki-jakarta-segera-bangun-3-pltsa-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/20/338/3219619/atasi-masalah-9-000-ton-sampah-harian-pemprov-dki-jakarta-segera-bangun-3-pltsa-baru</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2026 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/20/338/3219619/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-rYKi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/20/338/3219619/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-rYKi_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan rencananya untuk mendirikan tiga pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di titik-titik strategis. Proyek ini ditargetkan mampu mengatasi produksi sampah harian ibu kota yang mencapai 9.000 ton dan mengurangi beban kapasitas TPST Bantargebang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta mudah-mudahan kita akan punya tiga PLTS(a) yang segera kita mulai dengan penandatanganan kontrak dan sebagainya, satu di Bantargebang, satu di Tanjungan, satu di Sunter,&amp;quot; kata Pramono Anung di kantornya, Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan bahwa mekanisme pendapatan dan tarif listrik dari pengolahan sampah ini telah memiliki acuan dari pemerintah pusat sebagai dukungan finansial proyek.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah sudah mengeluarkan PP tentang tarif 20 sen. Ini sebagai referensi. Nah, nanti apakah untung atau tidak itu urusan lapangan, tetapi yang jelas bahwa Jakarta akan memberikan support sepenuhnya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Selain PLTSa, Pramono menyebut ibu kota juga mengandalkan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang saat ini sudah berjalan di beberapa titik untuk memaksimalkan penyerapan sampah harian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta juga punya yang namanya Rorotan dan Bantargebang untuk RDF. Maka dengan demikian kalau ini berjalan lancar Alhamdulillah, mudah-mudahan persoalan Jakarta tentang sampah... insyaallah akan terserap di lapangannya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Pramono pun optimistis teknologi ini dapat mengatasi beban volume sampah yang masif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Neraca sampahnya yang dulu hampir 9.000 (ton)&amp;nbsp;per hari, insyaallah akan terserap,&amp;quot; tutup Pramono Anung.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan rencananya untuk mendirikan tiga pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di titik-titik strategis. Proyek ini ditargetkan mampu mengatasi produksi sampah harian ibu kota yang mencapai 9.000 ton dan mengurangi beban kapasitas TPST Bantargebang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta mudah-mudahan kita akan punya tiga PLTS(a) yang segera kita mulai dengan penandatanganan kontrak dan sebagainya, satu di Bantargebang, satu di Tanjungan, satu di Sunter,&amp;quot; kata Pramono Anung di kantornya, Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan bahwa mekanisme pendapatan dan tarif listrik dari pengolahan sampah ini telah memiliki acuan dari pemerintah pusat sebagai dukungan finansial proyek.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah sudah mengeluarkan PP tentang tarif 20 sen. Ini sebagai referensi. Nah, nanti apakah untung atau tidak itu urusan lapangan, tetapi yang jelas bahwa Jakarta akan memberikan support sepenuhnya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Selain PLTSa, Pramono menyebut ibu kota juga mengandalkan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang saat ini sudah berjalan di beberapa titik untuk memaksimalkan penyerapan sampah harian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta juga punya yang namanya Rorotan dan Bantargebang untuk RDF. Maka dengan demikian kalau ini berjalan lancar Alhamdulillah, mudah-mudahan persoalan Jakarta tentang sampah... insyaallah akan terserap di lapangannya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Pramono pun optimistis teknologi ini dapat mengatasi beban volume sampah yang masif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Neraca sampahnya yang dulu hampir 9.000 (ton)&amp;nbsp;per hari, insyaallah akan terserap,&amp;quot; tutup Pramono Anung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
