<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivis Global Sumud Diikat dan Dipaksa Sujud, Italia hingga Prancis Panggil Dubes Israel!</title><description>Rekaman video yang dibagikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu gelombang kecaman internasional. Video tersebut memperlihatkan para aktivis dari konvoi bantuan kemanusiaan menuju Gaza diikat tangannya dan dipaksa menempelkan dahi ke tanah oleh penjaga bersenjata Israel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/21/18/3219778/aktivis-global-sumud-diikat-dan-dipaksa-sujud-italia-hingga-prancis-panggil-dubes-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/21/18/3219778/aktivis-global-sumud-diikat-dan-dipaksa-sujud-italia-hingga-prancis-panggil-dubes-israel"/><item><title>Aktivis Global Sumud Diikat dan Dipaksa Sujud, Italia hingga Prancis Panggil Dubes Israel!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/21/18/3219778/aktivis-global-sumud-diikat-dan-dipaksa-sujud-italia-hingga-prancis-panggil-dubes-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/21/18/3219778/aktivis-global-sumud-diikat-dan-dipaksa-sujud-italia-hingga-prancis-panggil-dubes-israel</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2026 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/21/18/3219778/aktivis_global_sumud_diikat_dan_dipaksa_sujud-6kaF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Aktivis Global Sumud Diikat dan Dipaksa Sujud (foto: dok medsos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/21/18/3219778/aktivis_global_sumud_diikat_dan_dipaksa_sujud-6kaF_large.jpg</image><title> Aktivis Global Sumud Diikat dan Dipaksa Sujud (foto: dok medsos)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Rekaman video yang dibagikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu gelombang kecaman internasional. Video tersebut memperlihatkan para aktivis dari konvoi bantuan kemanusiaan menuju Gaza diikat tangannya dan dipaksa menempelkan dahi ke tanah oleh penjaga bersenjata Israel.&#13;
&#13;
Dilansir dari Aljazeera, Kamis (21/5/2026). Sejumlah negara mengecam tindakan tersebut dan menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai pelanggaran terhadap martabat manusia. Beberapa pemerintah bahkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.&#13;
&#13;
Di Australia, Menteri Luar Negeri Penny Wong mengutuk tindakan yang dianggap merendahkan martabat manusia dan memastikan duta besar Israel telah dipanggil.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Italia juga mengambil langkah tegas. Perdana Menteri Giorgia Meloni bersama Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mengecam keras video tersebut dan menyebutnya &amp;ldquo;tidak dapat diterima&amp;rdquo;. Pemerintah Italia kemudian memanggil duta besar Israel dengan alasan adanya tindakan yang dinilai tidak menghormati martabat manusia serta membahayakan keselamatan warga negara Italia yang ditahan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-No&amp;euml;l Barrot, menyatakan telah meminta agar duta besar Israel dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Di Belanda, Perdana Menteri Rob Jetten menyebut duta besar Israel juga telah dipanggil. Menteri Luar Negeri Tom Berendsen bahkan menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai tindakan yang mengejutkan dan tidak dapat diterima.&#13;
&#13;
Selandia Baru turut menyampaikan protes diplomatik. Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan duta besar Israel akan dipanggil guna menyampaikan &amp;ldquo;keprihatinan serius&amp;rdquo; atas perlakuan terhadap para aktivis bantuan yang ditahan.&#13;
&#13;
Kanada dan Belgia juga menyatakan akan memanggil utusan Israel untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Selain negara-negara itu, Spanyol, Polandia, Jerman, Yunani, Siprus, Inggris Raya, Irlandia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki turut menyuarakan kecaman terhadap tindakan Israel terhadap para aktivis bantuan kemanusiaan menuju Gaza.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Rekaman video yang dibagikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu gelombang kecaman internasional. Video tersebut memperlihatkan para aktivis dari konvoi bantuan kemanusiaan menuju Gaza diikat tangannya dan dipaksa menempelkan dahi ke tanah oleh penjaga bersenjata Israel.&#13;
&#13;
Dilansir dari Aljazeera, Kamis (21/5/2026). Sejumlah negara mengecam tindakan tersebut dan menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai pelanggaran terhadap martabat manusia. Beberapa pemerintah bahkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.&#13;
&#13;
Di Australia, Menteri Luar Negeri Penny Wong mengutuk tindakan yang dianggap merendahkan martabat manusia dan memastikan duta besar Israel telah dipanggil.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Italia juga mengambil langkah tegas. Perdana Menteri Giorgia Meloni bersama Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mengecam keras video tersebut dan menyebutnya &amp;ldquo;tidak dapat diterima&amp;rdquo;. Pemerintah Italia kemudian memanggil duta besar Israel dengan alasan adanya tindakan yang dinilai tidak menghormati martabat manusia serta membahayakan keselamatan warga negara Italia yang ditahan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-No&amp;euml;l Barrot, menyatakan telah meminta agar duta besar Israel dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Di Belanda, Perdana Menteri Rob Jetten menyebut duta besar Israel juga telah dipanggil. Menteri Luar Negeri Tom Berendsen bahkan menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai tindakan yang mengejutkan dan tidak dapat diterima.&#13;
&#13;
Selandia Baru turut menyampaikan protes diplomatik. Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan duta besar Israel akan dipanggil guna menyampaikan &amp;ldquo;keprihatinan serius&amp;rdquo; atas perlakuan terhadap para aktivis bantuan yang ditahan.&#13;
&#13;
Kanada dan Belgia juga menyatakan akan memanggil utusan Israel untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Selain negara-negara itu, Spanyol, Polandia, Jerman, Yunani, Siprus, Inggris Raya, Irlandia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki turut menyuarakan kecaman terhadap tindakan Israel terhadap para aktivis bantuan kemanusiaan menuju Gaza.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
