<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Beberkan Kelompok Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta</title><description>Polda Metro Jaya mengungkap kelompok para pelaku begal yang kerap beraksi di wilayah Jakarta. Pasalnya, mereka sebagian besar berasal dari Sumatera. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219640/polisi-beberkan-kelompok-begal-yang-kerap-beraksi-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219640/polisi-beberkan-kelompok-begal-yang-kerap-beraksi-di-jakarta"/><item><title>Polisi Beberkan Kelompok Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219640/polisi-beberkan-kelompok-begal-yang-kerap-beraksi-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219640/polisi-beberkan-kelompok-begal-yang-kerap-beraksi-di-jakarta</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2026 04:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/20/338/3219640/dirkrimum_polda_metro_jaya_kombes_pol_iman_imanuddin-FYoU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/20/338/3219640/dirkrimum_polda_metro_jaya_kombes_pol_iman_imanuddin-FYoU_large.jpg</image><title>Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap kelompok para pelaku begal yang kerap beraksi di wilayah Jakarta. Pasalnya, mereka sebagian besar berasal dari Sumatera.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin menjelaskan, para pelaku datang dan membentuk jaringan kejahatan yang beroperasi di Jakarta serta kawasan sekitarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kelompok yang tadi dipertanyakan, sebagian besar adalah kelompok para pelaku kejahatan dari wilayah Sumatera,&amp;quot; kata Iman, Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
Tak hanya dari Sumatera, polisi juga mendapati sejumlah pelaku berasal dari daerah penyangga Jakarta yang ikut masuk dalam jaringan kriminal jalanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada juga dari wilayah-wilayah penyangga daerah ibu kota,&amp;quot; ujar Iman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali menangkap dua tersangka begal yang sempat viral di media sosial. Kedua pelaku, JF dan AS, tengah bersembunyi di Pasar Rebo, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iman mengungkapkan, penangkapan berlangsung tegang. Saat hendak ditangkap, kedua tersangka membawa senjata api. Alhasil mereka ditembak di bagian kakinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demi keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan, kami melakukan tindakan tegas dan terukur,&amp;rdquo; ucap Iman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengatakan kedua tersangka terlibat beberapa kali kasus pembegalan. Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sudah beraksi di enam TKP di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi.&#13;
&#13;
Iman menegaskan pihaknya tidak akan ragu menindak pelaku begal di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengembangan jaringan pelaku masih dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku begal,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP, 479 KUHP, dan 306 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap kelompok para pelaku begal yang kerap beraksi di wilayah Jakarta. Pasalnya, mereka sebagian besar berasal dari Sumatera.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin menjelaskan, para pelaku datang dan membentuk jaringan kejahatan yang beroperasi di Jakarta serta kawasan sekitarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kelompok yang tadi dipertanyakan, sebagian besar adalah kelompok para pelaku kejahatan dari wilayah Sumatera,&amp;quot; kata Iman, Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
Tak hanya dari Sumatera, polisi juga mendapati sejumlah pelaku berasal dari daerah penyangga Jakarta yang ikut masuk dalam jaringan kriminal jalanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada juga dari wilayah-wilayah penyangga daerah ibu kota,&amp;quot; ujar Iman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali menangkap dua tersangka begal yang sempat viral di media sosial. Kedua pelaku, JF dan AS, tengah bersembunyi di Pasar Rebo, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iman mengungkapkan, penangkapan berlangsung tegang. Saat hendak ditangkap, kedua tersangka membawa senjata api. Alhasil mereka ditembak di bagian kakinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demi keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan, kami melakukan tindakan tegas dan terukur,&amp;rdquo; ucap Iman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengatakan kedua tersangka terlibat beberapa kali kasus pembegalan. Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sudah beraksi di enam TKP di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi.&#13;
&#13;
Iman menegaskan pihaknya tidak akan ragu menindak pelaku begal di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengembangan jaringan pelaku masih dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku begal,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP, 479 KUHP, dan 306 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
