<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Pabrik Plastik di Cengkareng Belum Padam hingga Hari Keempat, Apa Kendalanya?</title><description>Oleh karenanya, untuk menjangkau titik api tersebut, petugas harus memindahkan reruntuhan bangunan itu dengan alat berat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219831/kebakaran-pabrik-plastik-di-cengkareng-belum-padam-hingga-hari-keempat-apa-kendalanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219831/kebakaran-pabrik-plastik-di-cengkareng-belum-padam-hingga-hari-keempat-apa-kendalanya"/><item><title>Kebakaran Pabrik Plastik di Cengkareng Belum Padam hingga Hari Keempat, Apa Kendalanya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219831/kebakaran-pabrik-plastik-di-cengkareng-belum-padam-hingga-hari-keempat-apa-kendalanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/21/338/3219831/kebakaran-pabrik-plastik-di-cengkareng-belum-padam-hingga-hari-keempat-apa-kendalanya</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2026 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/21/338/3219831/kebakaran-uFGR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Pabrik Plastik di Jakbar Belum Padam hingga Hari Keempat</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/21/338/3219831/kebakaran-uFGR_large.jpg</image><title>Kebakaran Pabrik Plastik di Jakbar Belum Padam hingga Hari Keempat</title></images><description>JAKARTA - Kebakaran hebat yang melanda pabrik plastik di Jalan Peternakan Raya, Cengkareng, Jakarta Barat belum dinyatakan pada pada Kamis (21/5) pagi. Adapun kebakaran ini dilaporkan terjadi pada Senin (18/5) sore.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih proses pendinginan pagi ini,&amp;quot; kata Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakbar, Ahmad Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).&#13;
&#13;
Ahmad mengungkapkan, proses pemadaman ini terkendala lantaran reruntuhan bangunan menutupi titik api yang masih menyala.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karenanya, untuk menjangkau titik api tersebut, petugas harus memindahkan reruntuhan bangunan itu dengan alat berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih ada tumpukan barang yang tertutup puing bangunan. Ini sedang proses di urai dengan beko,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Ahmad menejelaskan, laporan kebakaran itu diterima Sudin Gulkarmat Jakbar sekira pukul 14.23 WIB. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 1.000 m2. &amp;quot;Ya, (pemadaman) ngak berhenti (sejak kebakaran pertama). 24 jam full,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia menambahkan, api pertama kali dilihat oleh pegawai pabrik yang saat itu sedang berada di dalam gudang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pegawai sempat berupaya memadamkan api menggunakan Apar, namun kobaran api terus membesar, sehingga membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebakaran hebat yang melanda pabrik plastik di Jalan Peternakan Raya, Cengkareng, Jakarta Barat belum dinyatakan pada pada Kamis (21/5) pagi. Adapun kebakaran ini dilaporkan terjadi pada Senin (18/5) sore.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih proses pendinginan pagi ini,&amp;quot; kata Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakbar, Ahmad Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).&#13;
&#13;
Ahmad mengungkapkan, proses pemadaman ini terkendala lantaran reruntuhan bangunan menutupi titik api yang masih menyala.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karenanya, untuk menjangkau titik api tersebut, petugas harus memindahkan reruntuhan bangunan itu dengan alat berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih ada tumpukan barang yang tertutup puing bangunan. Ini sedang proses di urai dengan beko,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Ahmad menejelaskan, laporan kebakaran itu diterima Sudin Gulkarmat Jakbar sekira pukul 14.23 WIB. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 1.000 m2. &amp;quot;Ya, (pemadaman) ngak berhenti (sejak kebakaran pertama). 24 jam full,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia menambahkan, api pertama kali dilihat oleh pegawai pabrik yang saat itu sedang berada di dalam gudang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pegawai sempat berupaya memadamkan api menggunakan Apar, namun kobaran api terus membesar, sehingga membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
