<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Ilma Sani Baru Mengadu ke Komnas HAM Usai Dintimidasi Hercules Secara Keji</title><description>Saat berada di Kantor GRIB Jaya, Ilma mendapatkan perlakuan yang dianggap pelanggaran HAM, khususnya terhadap perempuan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3219968/alasan-ilma-sani-baru-mengadu-ke-komnas-ham-usai-dintimidasi-hercules-secara-keji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3219968/alasan-ilma-sani-baru-mengadu-ke-komnas-ham-usai-dintimidasi-hercules-secara-keji"/><item><title>Alasan Ilma Sani Baru Mengadu ke Komnas HAM Usai Dintimidasi Hercules Secara Keji</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3219968/alasan-ilma-sani-baru-mengadu-ke-komnas-ham-usai-dintimidasi-hercules-secara-keji</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3219968/alasan-ilma-sani-baru-mengadu-ke-komnas-ham-usai-dintimidasi-hercules-secara-keji</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2026 01:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/21/338/3219968/viral-AUhq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Ilma Sani Baru Mengadu ke Komnas HAM Usai Dintimidasi Hercules Secara Keji</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/21/338/3219968/viral-AUhq_large.jpg</image><title>Alasan Ilma Sani Baru Mengadu ke Komnas HAM Usai Dintimidasi Hercules Secara Keji</title></images><description>JAKARTA -Ketua Bidang Riset dan Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH AP PP Muhammadiyah), Gufroni mengungkapkan alasan pihaknya baru mengadu ke Komnas Perempuan dan Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM yang dialami anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana oleh Hercules dan anak buahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ahmad Bahar yang awalnya sudah selesai, tidak ada masalah, sudah ada kesepakatan damai di Polres Depok, ketika mendengar anaknya diperlakukan seperti ini beliau marah sebagai orang tuanya, diperlakukan sangat keji oleh saudara Hercules,&amp;quot; ujarnya pada wartawan, Kamis (21/5/2026).&#13;
&#13;
Sebelumnya kata dia, sudah ada kesepakatan damai diantara pihak ayah Ilma, Ahmad Bahar dengan kubu GRIB Jaya dan Ketuanya, Rosario de Marshall alias Hercules.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, Ilma menceritakan dugaan intimidasi yang dialaminya secara keji itu, sontak Ahmad Bahar marah dan tidak terima hingga akhirnya peristiwa dugaan pelanggaran HAM tersebut dilaporkan ke Komnas Perempuan dan Komnas HAM.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah kami tadi sudah menyampaikan pengaduan resmi ke bagian pengaduan di Komnas Perempuan dan Komnas HAM terkait apa yang terjadi pada klien kami saudara Ilma, ini tanda terimanya, dan sudah diterima berkas dan buktinya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Saat berada di Kantor GRIB&amp;nbsp;Jaya, Ilma mendapatkan perlakuan yang dianggap&amp;nbsp;pelanggaran HAM, khususnya terhadap perempuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih ada upaya- interogasi yang di luar akal sehat manusia, semestinya menjadi tugas aparat kepolisian, tapi seolah-olah itu diambil alih oleh Ormas GRIB dengan memperlakukan saudara Ilma seperti seorang tersangka atau terdakwa,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
Di kantor Grib Jaya itu, beber Gufroni, berdasarkan pengakuan Ilma, Hercules menunjuk-nunjuk Ilma sambil menyatakan Ilma telah melakukan pengancaman terhadapnya dan istrinya. Meski Ilma telah memberikan penjelasan jika bukan dirinya, Ilma justru terus dipaksa untuk mengakuinya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dipaksa untuk dia mengakui itu adalah (pesan) WhatsAppnya saudara Ilma, padahal sudah dikatakan sebelumnya handphonenya di hack, jadi WA itu bukan Ilma, tapi dia tidak percaya, lalu keluarlah kata-kata yang menurut kami di luar nalar manusia,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Misalnya, sudah kamu ngaku saja, saya bisa penjarakan kamu, bapakmu saya telanjangi kamu yang memvideokan, kemudian saya bisa tembak kamu, kemudian dia mengeluarkan pistol lalu dia tembak ke bawah, bayangkan itu di hadapan seorang perempuan,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Hercules kata dia juga mengeluarkan benda diduga senpi untuk menakuti Ilma, bahkan memaksa Ilma mencopot jilbab yang dikenakannya kala itu.&#13;
&#13;
Bahkan, kata dia, Hercules mengancam dengan menyampaikan manakala ada istrinya, istrinya pasti bakal memukulinya kala itu juga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau istri saya ada disini kamu habis kamu dipukulin, itu yang saya dengar dari pengakuan beliau (Ilma), termasuk kronologis yang sudah kami sampaikan. Intinya, ini perlakuan yang menurut kami biadab, di negara hukum ini masih terjadi hal-hal intimidasi gaya premanisme yang dilakukan Hercules,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, &amp;nbsp;LBH dari berbagai ormas Islam melakukan pendampingan hukum pada Ilma untuk membela haknya mendapatkan keadilan atas perlakuan Hercules dan anggota Grib Jaya tersebut. Terlebih, setelah dugaan intimidasi tersebut, Ilma mengalami trauma mendalam saat melihat mobil tak dikenal ataupun orang tak dikenal di sekitar rumahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada orang datang ke rumahnya yang tidak dikenal, kalau ada mobil lewat dia takut, dia sakit, tidak mau makan dan seterusnya,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komnas HAM nanti akan melakukan upaya konseling kejiwaan dalam waktu dekat, melakukan analisis dan kajian apakah memang ini ada unsur pelanggaran HAM atau tidak, hasilnya rekomendasi kepada misalnya pada penegak hukum bahwa ini telah terjadi pelanggaran HAM,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -Ketua Bidang Riset dan Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH AP PP Muhammadiyah), Gufroni mengungkapkan alasan pihaknya baru mengadu ke Komnas Perempuan dan Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM yang dialami anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana oleh Hercules dan anak buahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ahmad Bahar yang awalnya sudah selesai, tidak ada masalah, sudah ada kesepakatan damai di Polres Depok, ketika mendengar anaknya diperlakukan seperti ini beliau marah sebagai orang tuanya, diperlakukan sangat keji oleh saudara Hercules,&amp;quot; ujarnya pada wartawan, Kamis (21/5/2026).&#13;
&#13;
Sebelumnya kata dia, sudah ada kesepakatan damai diantara pihak ayah Ilma, Ahmad Bahar dengan kubu GRIB Jaya dan Ketuanya, Rosario de Marshall alias Hercules.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, Ilma menceritakan dugaan intimidasi yang dialaminya secara keji itu, sontak Ahmad Bahar marah dan tidak terima hingga akhirnya peristiwa dugaan pelanggaran HAM tersebut dilaporkan ke Komnas Perempuan dan Komnas HAM.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah kami tadi sudah menyampaikan pengaduan resmi ke bagian pengaduan di Komnas Perempuan dan Komnas HAM terkait apa yang terjadi pada klien kami saudara Ilma, ini tanda terimanya, dan sudah diterima berkas dan buktinya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Saat berada di Kantor GRIB&amp;nbsp;Jaya, Ilma mendapatkan perlakuan yang dianggap&amp;nbsp;pelanggaran HAM, khususnya terhadap perempuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih ada upaya- interogasi yang di luar akal sehat manusia, semestinya menjadi tugas aparat kepolisian, tapi seolah-olah itu diambil alih oleh Ormas GRIB dengan memperlakukan saudara Ilma seperti seorang tersangka atau terdakwa,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
Di kantor Grib Jaya itu, beber Gufroni, berdasarkan pengakuan Ilma, Hercules menunjuk-nunjuk Ilma sambil menyatakan Ilma telah melakukan pengancaman terhadapnya dan istrinya. Meski Ilma telah memberikan penjelasan jika bukan dirinya, Ilma justru terus dipaksa untuk mengakuinya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dipaksa untuk dia mengakui itu adalah (pesan) WhatsAppnya saudara Ilma, padahal sudah dikatakan sebelumnya handphonenya di hack, jadi WA itu bukan Ilma, tapi dia tidak percaya, lalu keluarlah kata-kata yang menurut kami di luar nalar manusia,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Misalnya, sudah kamu ngaku saja, saya bisa penjarakan kamu, bapakmu saya telanjangi kamu yang memvideokan, kemudian saya bisa tembak kamu, kemudian dia mengeluarkan pistol lalu dia tembak ke bawah, bayangkan itu di hadapan seorang perempuan,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Hercules kata dia juga mengeluarkan benda diduga senpi untuk menakuti Ilma, bahkan memaksa Ilma mencopot jilbab yang dikenakannya kala itu.&#13;
&#13;
Bahkan, kata dia, Hercules mengancam dengan menyampaikan manakala ada istrinya, istrinya pasti bakal memukulinya kala itu juga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau istri saya ada disini kamu habis kamu dipukulin, itu yang saya dengar dari pengakuan beliau (Ilma), termasuk kronologis yang sudah kami sampaikan. Intinya, ini perlakuan yang menurut kami biadab, di negara hukum ini masih terjadi hal-hal intimidasi gaya premanisme yang dilakukan Hercules,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, &amp;nbsp;LBH dari berbagai ormas Islam melakukan pendampingan hukum pada Ilma untuk membela haknya mendapatkan keadilan atas perlakuan Hercules dan anggota Grib Jaya tersebut. Terlebih, setelah dugaan intimidasi tersebut, Ilma mengalami trauma mendalam saat melihat mobil tak dikenal ataupun orang tak dikenal di sekitar rumahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada orang datang ke rumahnya yang tidak dikenal, kalau ada mobil lewat dia takut, dia sakit, tidak mau makan dan seterusnya,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komnas HAM nanti akan melakukan upaya konseling kejiwaan dalam waktu dekat, melakukan analisis dan kajian apakah memang ini ada unsur pelanggaran HAM atau tidak, hasilnya rekomendasi kepada misalnya pada penegak hukum bahwa ini telah terjadi pelanggaran HAM,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
