<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GRIB Jaya Bantah Hercules Intimidasi dan Sandera Ilma Sani</title><description>Menurutnya, kehadiran Ketua RW dan kepolisian menjadi bukti otentik bahwa proses tersebut berjalan persuasif, transparan, dan di bawah pengawasan otoritas wilayah demi menjembatani klarifikasi tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3220049/grib-jaya-bantah-hercules-intimidasi-dan-sandera-ilma-sani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3220049/grib-jaya-bantah-hercules-intimidasi-dan-sandera-ilma-sani"/><item><title>GRIB Jaya Bantah Hercules Intimidasi dan Sandera Ilma Sani</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3220049/grib-jaya-bantah-hercules-intimidasi-dan-sandera-ilma-sani</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/22/338/3220049/grib-jaya-bantah-hercules-intimidasi-dan-sandera-ilma-sani</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2026 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/22/338/3220049/viral-31QY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/22/338/3220049/viral-31QY_large.jpg</image><title>Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules</title></images><description>JAKARTA - Pihak GRIB Jaya menanggapi tudingan penyanderaan terhadap anak penulis dan pegiat media sosial Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana oleh Hercules. Kasus ini juga telah selesai dengan mediasi secara damai yang dilakukan di Polres Metro Depok.&#13;
&#13;
Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual menilai, narasi bahwa rumah Ahmad Bahar didatangi secara ilegal hingga anaknya dibawa paksa adalah kebohongan publik yang tidak mendasar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fakta Lapangan, kedatangan Satgas GRIB Jaya ke kediaman Ahmad Bahar dilakukan secara terbuka, tertib, serta didampingi langsung oleh Ketua RW setempat dan pihak kepolisian,&amp;rdquo; kata Marcel dalam keterangannya, Jumat (21/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Logika Hukum, tindakan premanisme atau penculikan tidak mungkin melibatkan aparatur lingkungan dan aparat penegak hukum,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kehadiran Ketua RW dan kepolisian menjadi bukti otentik bahwa proses tersebut berjalan persuasif, transparan, dan di bawah pengawasan otoritas wilayah demi menjembatani klarifikasi tersebut.&#13;
&#13;
Dia juga menerangkan, tudingan adanya tekanan verbal sepihak atau anak Ahmad Bahar disandera di dalam ruangan tertutup sepenuhnya merupakan dramatisasi untuk mencari simpati publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fakta lapangan, ketika berada di kantor DPP, anak Ahmad Bahar ditanyakan secara langsung di ruang publik/terbuka, disaksikan oleh banyak orang (termasuk tamu-tamu GRIB yang hadir), serta didampingi secara melekat oleh Ketua RW-nya untuk memastikan keamanan yang bersangkutan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pihak Ahmad Bahar justru menggiring opini tentang trauma psikologis yang dialami anaknya. Akan tetapi, sengaja menutup mata terhadap dampak destruktif dari tindakan digital mereka sendiri terhadap keluarga orang lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fakta Serangan Digital, Konten kebencian yang diproduksi Ahmad Bahar tidak hanya menyerang figur Pak Hercules secara personal, tetapi sudah menyasar ranah domestik dengan melakukan doxing (penyebaran informasi pribadi secara ilegal) terhadap istri Pak Hercules,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akibat dari penyebaran informasi pribadi dan narasi rendahan tersebut, istri Pak Hercules mengalami trauma berat. Tindakan doxing ini adalah pelanggaran privasi serius yang nyata-nyata mengintimidasi ruang aman sebuah keluarga,&amp;rdquo; imbuh dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menilai, Ahmad Bahar melalui berbagai konten digitalnya secara terbuka melakukan provokasi dan menantang debat Hercules.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun, ketika hendak ditemui untuk bertabayun dan meminta pertanggungjawaban atas trauma yang menimpa istri Pak Hercules, Ahmad Bahar justru bersikap tidak gentleman dengan bersembunyi dan kabur dari tempat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pihak GRIB Jaya menanggapi tudingan penyanderaan terhadap anak penulis dan pegiat media sosial Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana oleh Hercules. Kasus ini juga telah selesai dengan mediasi secara damai yang dilakukan di Polres Metro Depok.&#13;
&#13;
Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual menilai, narasi bahwa rumah Ahmad Bahar didatangi secara ilegal hingga anaknya dibawa paksa adalah kebohongan publik yang tidak mendasar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fakta Lapangan, kedatangan Satgas GRIB Jaya ke kediaman Ahmad Bahar dilakukan secara terbuka, tertib, serta didampingi langsung oleh Ketua RW setempat dan pihak kepolisian,&amp;rdquo; kata Marcel dalam keterangannya, Jumat (21/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Logika Hukum, tindakan premanisme atau penculikan tidak mungkin melibatkan aparatur lingkungan dan aparat penegak hukum,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kehadiran Ketua RW dan kepolisian menjadi bukti otentik bahwa proses tersebut berjalan persuasif, transparan, dan di bawah pengawasan otoritas wilayah demi menjembatani klarifikasi tersebut.&#13;
&#13;
Dia juga menerangkan, tudingan adanya tekanan verbal sepihak atau anak Ahmad Bahar disandera di dalam ruangan tertutup sepenuhnya merupakan dramatisasi untuk mencari simpati publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fakta lapangan, ketika berada di kantor DPP, anak Ahmad Bahar ditanyakan secara langsung di ruang publik/terbuka, disaksikan oleh banyak orang (termasuk tamu-tamu GRIB yang hadir), serta didampingi secara melekat oleh Ketua RW-nya untuk memastikan keamanan yang bersangkutan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pihak Ahmad Bahar justru menggiring opini tentang trauma psikologis yang dialami anaknya. Akan tetapi, sengaja menutup mata terhadap dampak destruktif dari tindakan digital mereka sendiri terhadap keluarga orang lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fakta Serangan Digital, Konten kebencian yang diproduksi Ahmad Bahar tidak hanya menyerang figur Pak Hercules secara personal, tetapi sudah menyasar ranah domestik dengan melakukan doxing (penyebaran informasi pribadi secara ilegal) terhadap istri Pak Hercules,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akibat dari penyebaran informasi pribadi dan narasi rendahan tersebut, istri Pak Hercules mengalami trauma berat. Tindakan doxing ini adalah pelanggaran privasi serius yang nyata-nyata mengintimidasi ruang aman sebuah keluarga,&amp;rdquo; imbuh dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menilai, Ahmad Bahar melalui berbagai konten digitalnya secara terbuka melakukan provokasi dan menantang debat Hercules.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun, ketika hendak ditemui untuk bertabayun dan meminta pertanggungjawaban atas trauma yang menimpa istri Pak Hercules, Ahmad Bahar justru bersikap tidak gentleman dengan bersembunyi dan kabur dari tempat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
