<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penumpang JakLingko Cantik Ini Ungkap Awal Mula Dianiaya ODGJ</title><description>Seorang penumpang JakLingko bernama Berliana mengalami dugaan kekerasan, oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat menaiki JakLingko jurusan Lebak Bulus??&quot;Cipulir di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia pun membeberkan kronologi kejadian yang dialaminya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220306/penumpang-jaklingko-cantik-ini-ungkap-awal-mula-dianiaya-odgj</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220306/penumpang-jaklingko-cantik-ini-ungkap-awal-mula-dianiaya-odgj"/><item><title>Penumpang JakLingko Cantik Ini Ungkap Awal Mula Dianiaya ODGJ</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220306/penumpang-jaklingko-cantik-ini-ungkap-awal-mula-dianiaya-odgj</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220306/penumpang-jaklingko-cantik-ini-ungkap-awal-mula-dianiaya-odgj</guid><pubDate>Sabtu 23 Mei 2026 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/23/338/3220306/penumpang_jaklinko-IEDg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang Jaklinko Dianiaya (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/23/338/3220306/penumpang_jaklinko-IEDg_large.jpg</image><title>Penumpang Jaklinko Dianiaya (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang penumpang JakLingko bernama Berliana mengalami dugaan kekerasan, oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat menaiki JakLingko jurusan Lebak Bulus&amp;ndash;Cipulir di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia pun membeberkan kronologi kejadian yang dialaminya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya dia naik dari Kolong Tol Bintaro, lalu duduk di barisan belakang sopir paling pojok. Dia terlihat seperti penumpang biasa, minta tolong untuk di-tap kartu, lalu duduk seperti biasa,&amp;rdquo; ujarnya kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).&#13;
&#13;
Menurut Berliana, tak lama kemudian pelaku berinisial RS membentak seorang ibu sambil menanyakan apakah kartunya ingin di-tap. Sontak, para penumpang menoleh ke arah pelaku, termasuk dirinya. Berliana kemudian mencoba menengahi dengan menjelaskan bahwa mesin tap sedang error sehingga harus menunggu lampu hijau menyala terlebih dahulu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terus dia bilang, &amp;lsquo;ditanya apa jawab apa&amp;rsquo;. Kelihatannya sudah biasa saja. Tidak lama kemudian, penumpang di samping kanan saya mau turun. Karena posisi duduk model slide agak susah, saya mau bantu bukakan jalan, tiba-tiba saya ditampar di sebelah kiri. Saya kaget, kenapa ditampar. Dia balik lagi ngomong, &amp;lsquo;lu ditanya apa jawab apa&amp;rsquo;,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah ditampar, Berliana langsung mengeluarkan ponselnya untuk merekam dan memfoto pelaku. Namun, pelaku justru bergaya di depan kamera sebelum kembali melakukan pemukulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Video pertama itu setelah saya ditampar sekali. Dia masih gaya-gaya, bilang &amp;lsquo;fotoin saja, videoin saja&amp;rsquo;. Habis itu saya ditabok lagi sekitar 4 sampai 5 kali dan ditendang 1 sampai 2 kali. Video pertama durasinya 25 detik, berhenti karena saya ditabok dan ditendang. Setelah itu saya rekam lagi video kedua sekitar 3 menit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan, saat kejadian dirinya sebenarnya hendak berangkat kerja. Namun, usai insiden tersebut ia memilih langsung mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.&#13;
&#13;
Berliana mengaku awalnya tidak menyangka pelaku merupakan ODGJ. Menurutnya, pelaku terlihat rapi dan masih bisa diajak berbicara dengan normal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ODGJ sih nggak kelihatan, mungkin seperti orang stres atau punya masalah keluarga lalu butuh pelampiasan. Dari penampilannya rapi, pakai perhiasan, diajak ngobrol juga nyambung, cuma seperti orang panik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang penumpang JakLingko bernama Berliana mengalami dugaan kekerasan, oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat menaiki JakLingko jurusan Lebak Bulus&amp;ndash;Cipulir di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia pun membeberkan kronologi kejadian yang dialaminya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya dia naik dari Kolong Tol Bintaro, lalu duduk di barisan belakang sopir paling pojok. Dia terlihat seperti penumpang biasa, minta tolong untuk di-tap kartu, lalu duduk seperti biasa,&amp;rdquo; ujarnya kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).&#13;
&#13;
Menurut Berliana, tak lama kemudian pelaku berinisial RS membentak seorang ibu sambil menanyakan apakah kartunya ingin di-tap. Sontak, para penumpang menoleh ke arah pelaku, termasuk dirinya. Berliana kemudian mencoba menengahi dengan menjelaskan bahwa mesin tap sedang error sehingga harus menunggu lampu hijau menyala terlebih dahulu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terus dia bilang, &amp;lsquo;ditanya apa jawab apa&amp;rsquo;. Kelihatannya sudah biasa saja. Tidak lama kemudian, penumpang di samping kanan saya mau turun. Karena posisi duduk model slide agak susah, saya mau bantu bukakan jalan, tiba-tiba saya ditampar di sebelah kiri. Saya kaget, kenapa ditampar. Dia balik lagi ngomong, &amp;lsquo;lu ditanya apa jawab apa&amp;rsquo;,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah ditampar, Berliana langsung mengeluarkan ponselnya untuk merekam dan memfoto pelaku. Namun, pelaku justru bergaya di depan kamera sebelum kembali melakukan pemukulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Video pertama itu setelah saya ditampar sekali. Dia masih gaya-gaya, bilang &amp;lsquo;fotoin saja, videoin saja&amp;rsquo;. Habis itu saya ditabok lagi sekitar 4 sampai 5 kali dan ditendang 1 sampai 2 kali. Video pertama durasinya 25 detik, berhenti karena saya ditabok dan ditendang. Setelah itu saya rekam lagi video kedua sekitar 3 menit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan, saat kejadian dirinya sebenarnya hendak berangkat kerja. Namun, usai insiden tersebut ia memilih langsung mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.&#13;
&#13;
Berliana mengaku awalnya tidak menyangka pelaku merupakan ODGJ. Menurutnya, pelaku terlihat rapi dan masih bisa diajak berbicara dengan normal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ODGJ sih nggak kelihatan, mungkin seperti orang stres atau punya masalah keluarga lalu butuh pelampiasan. Dari penampilannya rapi, pakai perhiasan, diajak ngobrol juga nyambung, cuma seperti orang panik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
