<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Teror Pocong di Tangerang Bikin Resah, Warga Diimbau Tak Terprovokasi!</title><description>Meski demikian, Sachrudin, menegaskan, masyarakat tetap harus waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan ketakutan maupun keresahan warga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220309/viral-teror-pocong-di-tangerang-bikin-resah-warga-diimbau-tak-terprovokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220309/viral-teror-pocong-di-tangerang-bikin-resah-warga-diimbau-tak-terprovokasi"/><item><title>Viral Teror Pocong di Tangerang Bikin Resah, Warga Diimbau Tak Terprovokasi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220309/viral-teror-pocong-di-tangerang-bikin-resah-warga-diimbau-tak-terprovokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/23/338/3220309/viral-teror-pocong-di-tangerang-bikin-resah-warga-diimbau-tak-terprovokasi</guid><pubDate>Sabtu 23 Mei 2026 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/23/338/3220309/viral-MFfm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Teror Pocong di Tangerang/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/23/338/3220309/viral-MFfm_large.jpg</image><title>Ilustrasi Teror Pocong di Tangerang/ist</title></images><description>TANGERANG - Isu kemunculan pocong jadi-jadian yang viral di media sosial belakangan ini mulai meresahkan warga di Kota Tangerang. Masyarakat pun diimbau tak panik dan terprovokasi.&#13;
&#13;
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menduga isu tersebut merupakan bentuk modus yang sengaja dimainkan oknum tak bertanggung jawab untuk menakut-nakuti masyarakat sekaligus memanfaatkan situasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,&amp;rdquo; kata Sachrudin, Sabtu (23/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Sachrudin, menegaskan, masyarakat tetap harus waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan ketakutan maupun keresahan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang ada itu ulah orang-orang iseng yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya menakut-nakuti warga dan mengambil keuntungan dari situasi. Karena itu, saya minta masyarakat jangan mudah terpancing, jangan mudah takut, dan tetap berpikir rasional,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Sachrudin, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam maupun Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara bersama-sama.&#13;
&#13;
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perkuat kembali ronda malam dan Siskamling. Warga harus saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar agar berbagai bentuk gangguan keamanan maupun modus kejahatan bisa dicegah bersama,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Sachrudin juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan atau tindakan yang berpotensi membahayakan keamanan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ada kejadian mencurigakan atau membahayakan, segera laporkan melalui hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal pengaduan resmi Pemkot Tangerang. Kita jaga bersama Kota Tangerang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - Isu kemunculan pocong jadi-jadian yang viral di media sosial belakangan ini mulai meresahkan warga di Kota Tangerang. Masyarakat pun diimbau tak panik dan terprovokasi.&#13;
&#13;
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menduga isu tersebut merupakan bentuk modus yang sengaja dimainkan oknum tak bertanggung jawab untuk menakut-nakuti masyarakat sekaligus memanfaatkan situasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,&amp;rdquo; kata Sachrudin, Sabtu (23/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Sachrudin, menegaskan, masyarakat tetap harus waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan ketakutan maupun keresahan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang ada itu ulah orang-orang iseng yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya menakut-nakuti warga dan mengambil keuntungan dari situasi. Karena itu, saya minta masyarakat jangan mudah terpancing, jangan mudah takut, dan tetap berpikir rasional,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Sachrudin, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam maupun Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara bersama-sama.&#13;
&#13;
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perkuat kembali ronda malam dan Siskamling. Warga harus saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar agar berbagai bentuk gangguan keamanan maupun modus kejahatan bisa dicegah bersama,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Sachrudin juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan atau tindakan yang berpotensi membahayakan keamanan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ada kejadian mencurigakan atau membahayakan, segera laporkan melalui hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal pengaduan resmi Pemkot Tangerang. Kita jaga bersama Kota Tangerang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
