<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanis Hingga 400 Meter</title><description>Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II atau Siaga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/24/340/3220463/gunung-dukono-kembali-erupsi-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanis-hingga-400-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/24/340/3220463/gunung-dukono-kembali-erupsi-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanis-hingga-400-meter"/><item><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanis Hingga 400 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/24/340/3220463/gunung-dukono-kembali-erupsi-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanis-hingga-400-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/24/340/3220463/gunung-dukono-kembali-erupsi-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanis-hingga-400-meter</guid><pubDate>Minggu 24 Mei 2026 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/24/340/3220463/gunung_dukono_erupsi_pada_24_mei_2026-Qcur_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono erupsi pada 24 Mei 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/24/340/3220463/gunung_dukono_erupsi_pada_24_mei_2026-Qcur_large.jpg</image><title>Gunung Dukono erupsi pada 24 Mei 2026. </title></images><description>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Minggu (24/5/2026) pukul 16.53 WIT. Erupsi mengirimkan abu vulkanis hingga ketinggian 400 meter yang dapat terlihat dengan jelas.&#13;
&#13;
Adapun ketika erupsi berlangsung, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi 70,86 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah terjadi erupsi G. Dukono, Maluku Utara pada tanggal 24 Mei 2026 pukul 16:53 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 400 m di atas puncak (&amp;plusmn; 1.487 m di atas permukaan laut),&amp;quot; tulis laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui situs magma.esdm.go.id, Minggu (24/5).&#13;
&#13;
Pascaerupsi ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II atau waspada. Oleh karena itu, masyarakat, pengunjung, atau wisatawan, diminta untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik dan sebaran abu mengikuti arah kecepatan angin, maka area landaan abunya tidak tetap. Oleh karena itu, warga diminta untuk menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Minggu (24/5/2026) pukul 16.53 WIT. Erupsi mengirimkan abu vulkanis hingga ketinggian 400 meter yang dapat terlihat dengan jelas.&#13;
&#13;
Adapun ketika erupsi berlangsung, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi 70,86 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah terjadi erupsi G. Dukono, Maluku Utara pada tanggal 24 Mei 2026 pukul 16:53 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 400 m di atas puncak (&amp;plusmn; 1.487 m di atas permukaan laut),&amp;quot; tulis laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui situs magma.esdm.go.id, Minggu (24/5).&#13;
&#13;
Pascaerupsi ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II atau waspada. Oleh karena itu, masyarakat, pengunjung, atau wisatawan, diminta untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik dan sebaran abu mengikuti arah kecepatan angin, maka area landaan abunya tidak tetap. Oleh karena itu, warga diminta untuk menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
