<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Turis Jepang Ditawari PSK Anak di Lokasari Jakbar, Polisi Turun Tangan</title><description>Heboh di media sosial adanya pengakuan seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang mengaku ditawari layanan prostitusi atau pekerja seks komersial (PSK) anak di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/25/338/3220519/viral-turis-jepang-ditawari-psk-anak-di-lokasari-jakbar-polisi-turun-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/25/338/3220519/viral-turis-jepang-ditawari-psk-anak-di-lokasari-jakbar-polisi-turun-tangan"/><item><title>Viral Turis Jepang Ditawari PSK Anak di Lokasari Jakbar, Polisi Turun Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/25/338/3220519/viral-turis-jepang-ditawari-psk-anak-di-lokasari-jakbar-polisi-turun-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/25/338/3220519/viral-turis-jepang-ditawari-psk-anak-di-lokasari-jakbar-polisi-turun-tangan</guid><pubDate>Senin 25 Mei 2026 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/25/338/3220519/prostitusi-LAw6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/25/338/3220519/prostitusi-LAw6_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Heboh di media sosial adanya pengakuan seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang mengaku ditawari layanan prostitusi atau pekerja seks komersial (PSK) anak di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.&#13;
&#13;
Hal tersebut diunggah akun X @hunter_tnok membeberkan dugaan praktik eksploitasi seksual yang disebutnya sangat terorganisir.&#13;
&#13;
Dinarasikan, peristiwa itu terjadi sekitar April 2026. Sejumlah orang yang diduga muncikari dikabarkan secara terang terangan menjajakan anak di bawah umur di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terlihat para muncikari di Lokasari berulang kali meneriakkan kata &amp;ldquo;Seventeen&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;Perawan&amp;rdquo; untuk mempromosikan prostitusi anak,&amp;rdquo; tulis akun tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar, mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Ia menegaskan narasi mengenai praktik prostitusi anak di lokasi yang dimaksud tidak ditemukan kebenarannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulilah sudah dikonfirmasi bahwa hal tersebut tidak terbukti,&amp;rdquo; kata Bobby, Minggu (24/5/2026).&#13;
&#13;
Meski begitu, ia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Heboh di media sosial adanya pengakuan seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang mengaku ditawari layanan prostitusi atau pekerja seks komersial (PSK) anak di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.&#13;
&#13;
Hal tersebut diunggah akun X @hunter_tnok membeberkan dugaan praktik eksploitasi seksual yang disebutnya sangat terorganisir.&#13;
&#13;
Dinarasikan, peristiwa itu terjadi sekitar April 2026. Sejumlah orang yang diduga muncikari dikabarkan secara terang terangan menjajakan anak di bawah umur di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terlihat para muncikari di Lokasari berulang kali meneriakkan kata &amp;ldquo;Seventeen&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;Perawan&amp;rdquo; untuk mempromosikan prostitusi anak,&amp;rdquo; tulis akun tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar, mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Ia menegaskan narasi mengenai praktik prostitusi anak di lokasi yang dimaksud tidak ditemukan kebenarannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulilah sudah dikonfirmasi bahwa hal tersebut tidak terbukti,&amp;rdquo; kata Bobby, Minggu (24/5/2026).&#13;
&#13;
Meski begitu, ia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
