<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Motif Sementara WN Brunei Dianiaya hingga Tewas di Blok M</title><description>Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus penganiayaan, yang menewaskan warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/26/338/3220851/polisi-ungkap-motif-sementara-wn-brunei-dianiaya-hingga-tewas-di-blok-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/26/338/3220851/polisi-ungkap-motif-sementara-wn-brunei-dianiaya-hingga-tewas-di-blok-m"/><item><title>Polisi Ungkap Motif Sementara WN Brunei Dianiaya hingga Tewas di Blok M</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/26/338/3220851/polisi-ungkap-motif-sementara-wn-brunei-dianiaya-hingga-tewas-di-blok-m</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/26/338/3220851/polisi-ungkap-motif-sementara-wn-brunei-dianiaya-hingga-tewas-di-blok-m</guid><pubDate>Selasa 26 Mei 2026 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/26/338/3220851/wn_brunei_tewas_dianiaya-oFqJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN Brunei Tewas Dianiaya (foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/26/338/3220851/wn_brunei_tewas_dianiaya-oFqJ_large.jpg</image><title>WN Brunei Tewas Dianiaya (foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus penganiayaan, yang menewaskan warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Polisi menduga ada persoalan internal di balik keributan sesama WN Brunei itu. Korban tewas usai diduga dihantam botol kaca oleh selebgram Brunei, Woodyrman alias Mohamad Irman Ali (33).&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma menyebut, hingga saat ini penyidik masih terus mendalami motif pasti penganiayaan yang menewaskan korban berinisial MHF (30) tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motifnya itu masih diselidiki. Kemungkinan ada keributan lah internal, soalnya kan di antara kedua belah pihak ini warga negara Brunei,&amp;rdquo; kata Nugrahadi kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya itu, polisi juga memastikan pelaku dan korban ternyata saling mengenal sebelum insiden maut tersebut terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saling kenal, saling kenal,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, kasus ini bermula dari keributan yang terjadi di kawasan Blok M Hub, Melawai, Kebayoran Baru, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026.&#13;
&#13;
Dalam video viral yang beredar di media sosial, korban terlihat terlibat cekcok dengan pelaku sebelum akhirnya terkapar di jalan usai diduga dipukul menggunakan paper bag berisi botol kaca.&#13;
&#13;
Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.&#13;
&#13;
Polda Metro Jaya kemudian menangkap pelaku berinisial MIA di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari, 25 Mei 2026. Polisi juga telah menetapkan selebgram Brunei tersebut sebagai tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus penganiayaan, yang menewaskan warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Polisi menduga ada persoalan internal di balik keributan sesama WN Brunei itu. Korban tewas usai diduga dihantam botol kaca oleh selebgram Brunei, Woodyrman alias Mohamad Irman Ali (33).&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma menyebut, hingga saat ini penyidik masih terus mendalami motif pasti penganiayaan yang menewaskan korban berinisial MHF (30) tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motifnya itu masih diselidiki. Kemungkinan ada keributan lah internal, soalnya kan di antara kedua belah pihak ini warga negara Brunei,&amp;rdquo; kata Nugrahadi kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya itu, polisi juga memastikan pelaku dan korban ternyata saling mengenal sebelum insiden maut tersebut terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saling kenal, saling kenal,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, kasus ini bermula dari keributan yang terjadi di kawasan Blok M Hub, Melawai, Kebayoran Baru, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026.&#13;
&#13;
Dalam video viral yang beredar di media sosial, korban terlihat terlibat cekcok dengan pelaku sebelum akhirnya terkapar di jalan usai diduga dipukul menggunakan paper bag berisi botol kaca.&#13;
&#13;
Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.&#13;
&#13;
Polda Metro Jaya kemudian menangkap pelaku berinisial MIA di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari, 25 Mei 2026. Polisi juga telah menetapkan selebgram Brunei tersebut sebagai tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
