<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pabrik Kimia di Cilegon Meledak, Tim KBRN Polri Dikerahkan</title><description>Polisi masih mendalami penyebab ledakan dahsyat di area pabrik kimia di Kota Cilegon, Banten. Polda Banten dan Mabes Polri turun tangan melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/26/340/3220841/pabrik-kimia-di-cilegon-meledak-tim-kbrn-polri-dikerahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/26/340/3220841/pabrik-kimia-di-cilegon-meledak-tim-kbrn-polri-dikerahkan"/><item><title> Pabrik Kimia di Cilegon Meledak, Tim KBRN Polri Dikerahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/26/340/3220841/pabrik-kimia-di-cilegon-meledak-tim-kbrn-polri-dikerahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/26/340/3220841/pabrik-kimia-di-cilegon-meledak-tim-kbrn-polri-dikerahkan</guid><pubDate>Selasa 26 Mei 2026 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/26/340/3220841/pabrik_kimia_meledak-GA81_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik Kimia Meledak (foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/26/340/3220841/pabrik_kimia_meledak-GA81_large.jpg</image><title>Pabrik Kimia Meledak (foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi masih mendalami penyebab ledakan dahsyat di area pabrik kimia di Kota Cilegon, Banten. Polda Banten dan Mabes Polri turun tangan melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Wadirkrimsus Polda Banten, AKBP Bronto Budiyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk penyebab terjadinya ledakan belum diketahui. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri,&amp;rdquo; kata Bronto kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBRN) dari Korps Brimob Polri juga diterjunkan untuk memastikan ada atau tidaknya zat berbahaya di lokasi ledakan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim KBRN Korps Brimob Polri diterjunkan untuk mengetahui apakah ada bahan berbahaya di lokasi kejadian,&amp;rdquo; ujar Bronto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bronto menjelaskan, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) baru bisa dilakukan hari ini. Pasalnya, kondisi cuaca pada Senin (25/5) tidak memungkinkan petugas masuk lebih jauh ke area pabrik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hari ini Puslabfor dan KBRN akan melakukan olah TKP. Kemarin tidak bisa dilakukan karena hujan hingga menjelang Magrib, sehingga tidak efektif apabila dilakukan malam hari,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, kepulan asap putih tebal disertai bau kimia menyengat menggegerkan kawasan industri di Kota Cilegon, Banten, pada Senin, 25 Mei 2026.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi masih mendalami penyebab ledakan dahsyat di area pabrik kimia di Kota Cilegon, Banten. Polda Banten dan Mabes Polri turun tangan melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Wadirkrimsus Polda Banten, AKBP Bronto Budiyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk penyebab terjadinya ledakan belum diketahui. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri,&amp;rdquo; kata Bronto kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBRN) dari Korps Brimob Polri juga diterjunkan untuk memastikan ada atau tidaknya zat berbahaya di lokasi ledakan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim KBRN Korps Brimob Polri diterjunkan untuk mengetahui apakah ada bahan berbahaya di lokasi kejadian,&amp;rdquo; ujar Bronto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bronto menjelaskan, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) baru bisa dilakukan hari ini. Pasalnya, kondisi cuaca pada Senin (25/5) tidak memungkinkan petugas masuk lebih jauh ke area pabrik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hari ini Puslabfor dan KBRN akan melakukan olah TKP. Kemarin tidak bisa dilakukan karena hujan hingga menjelang Magrib, sehingga tidak efektif apabila dilakukan malam hari,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, kepulan asap putih tebal disertai bau kimia menyengat menggegerkan kawasan industri di Kota Cilegon, Banten, pada Senin, 25 Mei 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
