<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Nobar Pesta Babi Dibubarkan TNI, Jenderal Kopassus: Kami Tidak Antikritik!</title><description>Donny kemudian mengutip salah satu pernyataan Kepala Suku di Papua yang mengungkapkan kinerja TNI selama bertugas di daerahnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/29/337/3221402/viral-nobar-pesta-babi-dibubarkan-tni-jenderal-kopassus-kami-tidak-antikritik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/29/337/3221402/viral-nobar-pesta-babi-dibubarkan-tni-jenderal-kopassus-kami-tidak-antikritik"/><item><title>Viral Nobar Pesta Babi Dibubarkan TNI, Jenderal Kopassus: Kami Tidak Antikritik!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/29/337/3221402/viral-nobar-pesta-babi-dibubarkan-tni-jenderal-kopassus-kami-tidak-antikritik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/29/337/3221402/viral-nobar-pesta-babi-dibubarkan-tni-jenderal-kopassus-kami-tidak-antikritik</guid><pubDate>Jum'at 29 Mei 2026 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/29/337/3221402/tni-IBwf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Nobar Pesta Babi Dibubarkan TNI, Jenderal Kopassus: Kami Tidak Antikritik!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/29/337/3221402/tni-IBwf_large.jpg</image><title>Viral Nobar Pesta Babi Dibubarkan TNI, Jenderal Kopassus: Kami Tidak Antikritik!</title></images><description>JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan, TNI AD tidak antikritik. Namun, ia menegaskan pentingnya kritik berdasarkan data dan fakta lapangan.&#13;
&#13;
Hal itu ia sampaikan merespons sejumlah narasi negatif yang menerpa TNI dalam Film Dokumenter Pesta Babi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak anti-kritik, tetapi kritik juga dibangun di atas data, keseimbangan, dan fakta lapangan,&amp;quot; kata Donny kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini meminta publik tidak terjebak dalam polemik artistik film dan menekankan pentingnya objektivitas dan keseimbangan informasi dalam film yang dimaksud.&#13;
&#13;
Donny kemudian mengutip salah satu pernyataan Kepala Suku di Papua yang mengungkapkan kinerja TNI selama bertugas di daerahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Logikanya, seorang kepala suku yang bernama Pak Manu pernah diundang podcast bersama Bobon Santoso. Dalam podcast tersebut, kepala suku menyatakan bahwa TNI betul-betul untuk masyarakat selama bertugas di sana,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menghormati kebebasan berekspresi dan kebebasan berkarya dalam demokrasi. Tetapi, setiap produk informasi juga memiliki tanggung jawab moral agar tidak membangun stigma kebencian atau pun distorsi terhadap institusi negara,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan, TNI AD tidak antikritik. Namun, ia menegaskan pentingnya kritik berdasarkan data dan fakta lapangan.&#13;
&#13;
Hal itu ia sampaikan merespons sejumlah narasi negatif yang menerpa TNI dalam Film Dokumenter Pesta Babi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak anti-kritik, tetapi kritik juga dibangun di atas data, keseimbangan, dan fakta lapangan,&amp;quot; kata Donny kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini meminta publik tidak terjebak dalam polemik artistik film dan menekankan pentingnya objektivitas dan keseimbangan informasi dalam film yang dimaksud.&#13;
&#13;
Donny kemudian mengutip salah satu pernyataan Kepala Suku di Papua yang mengungkapkan kinerja TNI selama bertugas di daerahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Logikanya, seorang kepala suku yang bernama Pak Manu pernah diundang podcast bersama Bobon Santoso. Dalam podcast tersebut, kepala suku menyatakan bahwa TNI betul-betul untuk masyarakat selama bertugas di sana,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menghormati kebebasan berekspresi dan kebebasan berkarya dalam demokrasi. Tetapi, setiap produk informasi juga memiliki tanggung jawab moral agar tidak membangun stigma kebencian atau pun distorsi terhadap institusi negara,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
