<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi WN Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi</title><description>Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026). Korban diduga menjadi korban pembunuhan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/29/338/3221324/kronologi-wn-korsel-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/29/338/3221324/kronologi-wn-korsel-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-bekasi"/><item><title>Kronologi WN Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/29/338/3221324/kronologi-wn-korsel-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/29/338/3221324/kronologi-wn-korsel-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-bekasi</guid><pubDate>Jum'at 29 Mei 2026 03:04 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/28/338/3221324/wn_korsel_tewas_di_rumahnya-W7Po_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN Korsel tewas di rumahnya (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/28/338/3221324/wn_korsel_tewas_di_rumahnya-W7Po_large.jpg</image><title>WN Korsel tewas di rumahnya (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026). Korban diduga menjadi korban pembunuhan.&#13;
&#13;
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh putri korban. Sang anak disebut syok saat menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kronologisnya, kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB, korban pertama kali ditemukan oleh putrinya dalam kondisi bersimbah darah,&amp;rdquo; kata Wuriyanti, Kamis (28/5/2026).&#13;
&#13;
Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh anak korban kepada kepala desa setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wuriyanti mengatakan, jenazah korban saat ini masih menjalani proses autopsi untuk kepentingan penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemarin sebelum autopsi, penyidik sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea dan meminta persetujuan autopsi dari pihak kedutaan maupun keluarga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam upaya mengungkap pelaku, polisi sejauh ini telah memeriksa enam orang saksi.&#13;
&#13;
Namun, polisi belum dapat menyampaikan lebih lanjut terkait motif di balik peristiwa tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk sementara masih dalam penyelidikan. Saksi-saksi yang sudah diperiksa sebanyak enam orang. Untuk motif dan sebagainya nanti akan kami sampaikan setelah seluruh tahapan penyelidikan selesai,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026). Korban diduga menjadi korban pembunuhan.&#13;
&#13;
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh putri korban. Sang anak disebut syok saat menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kronologisnya, kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB, korban pertama kali ditemukan oleh putrinya dalam kondisi bersimbah darah,&amp;rdquo; kata Wuriyanti, Kamis (28/5/2026).&#13;
&#13;
Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh anak korban kepada kepala desa setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wuriyanti mengatakan, jenazah korban saat ini masih menjalani proses autopsi untuk kepentingan penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemarin sebelum autopsi, penyidik sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea dan meminta persetujuan autopsi dari pihak kedutaan maupun keluarga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam upaya mengungkap pelaku, polisi sejauh ini telah memeriksa enam orang saksi.&#13;
&#13;
Namun, polisi belum dapat menyampaikan lebih lanjut terkait motif di balik peristiwa tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk sementara masih dalam penyelidikan. Saksi-saksi yang sudah diperiksa sebanyak enam orang. Untuk motif dan sebagainya nanti akan kami sampaikan setelah seluruh tahapan penyelidikan selesai,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
