<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinkhole di Jalan Raya Lenteng Agung, Lalin Masih Macet Parah</title><description>Sementara itu, petugas tengah menambah plat baja yang akan menambah lajur yang bisa dilalui kendaraan. Harapannya, lalu lintas di jalur tersebut kembali normal.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/30/338/3221563/sinkhole-di-jalan-raya-lenteng-agung-lalin-masih-macet-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/30/338/3221563/sinkhole-di-jalan-raya-lenteng-agung-lalin-masih-macet-parah"/><item><title>Sinkhole di Jalan Raya Lenteng Agung, Lalin Masih Macet Parah</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/30/338/3221563/sinkhole-di-jalan-raya-lenteng-agung-lalin-masih-macet-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/30/338/3221563/sinkhole-di-jalan-raya-lenteng-agung-lalin-masih-macet-parah</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2026 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/30/338/3221563/viral-0jhF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sinkhole di Jalan Raya Lenteng Agung, Lalin Masih Macet Parah/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/30/338/3221563/viral-0jhF_large.jpg</image><title>Sinkhole di Jalan Raya Lenteng Agung, Lalin Masih Macet Parah/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Arus lalu lintas Lenteng Agung menuju Depok via Jalan Raya Lenteng Agung masih tersendat pada Sabtu (30/5/2026). Hal itu terjadi imbas jalan amblas atau sinkhole di jalur tersebut.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di lokasi, kepadatan kendaraan mulai terjadi sekitar ratusan meter sebelum titik amblas.&#13;
&#13;
Kepadatan kendaraan terurai setelah titik jalan amblas yang masih ditutup dengan plat besi. Jalur tersebut hanya bisa dilalui dua lajur sehingga kendaraan harus sabar menunggu giliran melintas.&#13;
&#13;
Sementara itu, petugas tengah menambah plat baja yang akan menambah lajur yang bisa dilalui kendaraan. Harapannya, lalu lintas di jalur tersebut kembali normal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, jalan amblas terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026 malam. Amblas diduga karena kondisi saluran air (hong) yang sudah tua dan mengalami keropos. Hal itu disampaikan Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Jagakarsa Sartono.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyebabnya ada crossing dengan hong ukuran kurang lebih 3 meter. Karena usia, hong tersebut keropos. Akibatnya, terjadi longsoran dengan lebar lubang 3 meter, tinggi 3 meter, dan panjang kurang lebih 16 meter,&amp;quot; ujar Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Jagakarsa, Sartono.&#13;
&#13;
Menurut Sartono, sebelum kejadian amblesnya jalan itu, pihak SDA bersama Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan survei lokasi pada Kamis, 28 Mei 2026 pagi. Bina Marga sempat melakukan perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang dan memasang rambu-rambu peringatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, kata dia, karena jalan tersebut merupakan akses vital menuju Depok, rambu-rambu yang dipasang sempat terabaikan pengendara, sehingga lubang tersebut benar-benar ambles pada malam harinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini baru pertama kalinya kejadian ambles seperti ini. Sebelumnya kami sudah analisa, tapi karena posisi air yang dalam, kami tidak bisa masuk ke dalam hong untuk mengecek kondisi pastinya. Setelah ambles ini baru ketahuan bahwa hong-nya memang sudah rapuh,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Arus lalu lintas Lenteng Agung menuju Depok via Jalan Raya Lenteng Agung masih tersendat pada Sabtu (30/5/2026). Hal itu terjadi imbas jalan amblas atau sinkhole di jalur tersebut.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di lokasi, kepadatan kendaraan mulai terjadi sekitar ratusan meter sebelum titik amblas.&#13;
&#13;
Kepadatan kendaraan terurai setelah titik jalan amblas yang masih ditutup dengan plat besi. Jalur tersebut hanya bisa dilalui dua lajur sehingga kendaraan harus sabar menunggu giliran melintas.&#13;
&#13;
Sementara itu, petugas tengah menambah plat baja yang akan menambah lajur yang bisa dilalui kendaraan. Harapannya, lalu lintas di jalur tersebut kembali normal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, jalan amblas terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026 malam. Amblas diduga karena kondisi saluran air (hong) yang sudah tua dan mengalami keropos. Hal itu disampaikan Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Jagakarsa Sartono.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyebabnya ada crossing dengan hong ukuran kurang lebih 3 meter. Karena usia, hong tersebut keropos. Akibatnya, terjadi longsoran dengan lebar lubang 3 meter, tinggi 3 meter, dan panjang kurang lebih 16 meter,&amp;quot; ujar Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Jagakarsa, Sartono.&#13;
&#13;
Menurut Sartono, sebelum kejadian amblesnya jalan itu, pihak SDA bersama Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan survei lokasi pada Kamis, 28 Mei 2026 pagi. Bina Marga sempat melakukan perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang dan memasang rambu-rambu peringatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, kata dia, karena jalan tersebut merupakan akses vital menuju Depok, rambu-rambu yang dipasang sempat terabaikan pengendara, sehingga lubang tersebut benar-benar ambles pada malam harinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini baru pertama kalinya kejadian ambles seperti ini. Sebelumnya kami sudah analisa, tapi karena posisi air yang dalam, kami tidak bisa masuk ke dalam hong untuk mengecek kondisi pastinya. Setelah ambles ini baru ketahuan bahwa hong-nya memang sudah rapuh,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
