<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi</title><description>Menag Nasaruddin Umar menegaskan peristiwa pembubaran kegiatan ibadah tidak boleh terulang kembali. Penegasan Menag merespons terjadinya pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera (GMS) Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu 24 Mei 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/31/337/3221745/menag-pembubaran-ibadah-di-bantul-tak-boleh-terulang-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/31/337/3221745/menag-pembubaran-ibadah-di-bantul-tak-boleh-terulang-lagi"/><item><title>Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/31/337/3221745/menag-pembubaran-ibadah-di-bantul-tak-boleh-terulang-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/31/337/3221745/menag-pembubaran-ibadah-di-bantul-tak-boleh-terulang-lagi</guid><pubDate>Minggu 31 Mei 2026 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/31/337/3221745/menag-Mg9Q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menag Nasaruddin Umar (Foto: Binti M/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/31/337/3221745/menag-Mg9Q_large.jpg</image><title>Menag Nasaruddin Umar (Foto: Binti M/Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan peristiwa pembubaran kegiatan ibadah tidak boleh terulang kembali. Penegasan Menag merespons terjadinya pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera (GMS) Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu 24 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu merupakan tantangan yang harus kita hadapi dan lewati bersama. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang,&amp;rdquo; tegas Menag di Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Minggu (31/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, Kementerian Agama terus berupaya memastikan setiap persoalan keagamaan dapat diselesaikan melalui langkah-langkah yang tepat dan cepat sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kementerian Agama berupaya agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara tepat dan cepat. Itulah semangat yang ingin kita bangun saat ini, yaitu tidak membiarkan persoalan tanpa penyelesaian,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Menag juga menegaskan tidak ada pihak yang menginginkan terjadinya tindakan anarkisme dalam kehidupan bermasyarakat. &amp;ldquo;Terkait keributan dan tindakan yang mengarah pada anarkisme dalam peristiwa tersebut, tentu tidak ada pihak yang menyukai hal-hal seperti itu,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Karena itu, Menag berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan saling pengertian, dialog, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan peristiwa pembubaran kegiatan ibadah tidak boleh terulang kembali. Penegasan Menag merespons terjadinya pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera (GMS) Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu 24 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu merupakan tantangan yang harus kita hadapi dan lewati bersama. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang,&amp;rdquo; tegas Menag di Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Minggu (31/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, Kementerian Agama terus berupaya memastikan setiap persoalan keagamaan dapat diselesaikan melalui langkah-langkah yang tepat dan cepat sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kementerian Agama berupaya agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara tepat dan cepat. Itulah semangat yang ingin kita bangun saat ini, yaitu tidak membiarkan persoalan tanpa penyelesaian,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Menag juga menegaskan tidak ada pihak yang menginginkan terjadinya tindakan anarkisme dalam kehidupan bermasyarakat. &amp;ldquo;Terkait keributan dan tindakan yang mengarah pada anarkisme dalam peristiwa tersebut, tentu tidak ada pihak yang menyukai hal-hal seperti itu,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Karena itu, Menag berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan saling pengertian, dialog, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
