<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Autopsi Mengerikan Remaja Bunuh Bayi karena Game Online, Ada 32 Tusukan di Sekujur Tubuh</title><description>Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengungkapkan terdapat total 32 luka pada tubuh balita berinisial A tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/31/338/3221610/hasil-autopsi-mengerikan-remaja-bunuh-bayi-karena-game-online-ada-32-tusukan-di-sekujur-tubuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/31/338/3221610/hasil-autopsi-mengerikan-remaja-bunuh-bayi-karena-game-online-ada-32-tusukan-di-sekujur-tubuh"/><item><title>Hasil Autopsi Mengerikan Remaja Bunuh Bayi karena Game Online, Ada 32 Tusukan di Sekujur Tubuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/31/338/3221610/hasil-autopsi-mengerikan-remaja-bunuh-bayi-karena-game-online-ada-32-tusukan-di-sekujur-tubuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/31/338/3221610/hasil-autopsi-mengerikan-remaja-bunuh-bayi-karena-game-online-ada-32-tusukan-di-sekujur-tubuh</guid><pubDate>Minggu 31 Mei 2026 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/30/338/3221610/viral-homc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hasil Autopsi Mengerikan Remaja Bunuh Bayi karena Game Online</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/30/338/3221610/viral-homc_large.jpg</image><title>Hasil Autopsi Mengerikan Remaja Bunuh Bayi karena Game Online</title></images><description>JAKARTA - Hasil autopsi mengungkap fakta mengerikan dari kasus pembunuhan bayi&amp;nbsp;berusia 2,5 tahun di sebuah kontrakan kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku merupakan pamannya sendiri yang masih berusia 18 tahun.&#13;
&#13;
Polisi memastikan korban mengalami puluhan luka tusuk dan sayatan di sekujur tubuh berdasarkan hasil visum Rumah Sakit Polri.&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengungkapkan terdapat total 32 luka pada tubuh balita berinisial A tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khusus di wajah saja ada 20 tusukan. Kemudian di badan ada 12. Jadi total kurang lebih 32 tusukan di seluruh tubuh korban,&amp;rdquo; katanya di Jakarta,&amp;nbsp;Sabtu (30/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, pelaku yang merupakan om korban sendiri, berinisial G (18), telah ditetapkan sebagai tersangka.&#13;
&#13;
Dari hasil pemeriksaan, polisi menyebut aksi brutal itu dipicu emosi sesaat ketika pelaku tengah bermain game online. &amp;ldquo;Korban balita naik ke punggungnya saat dia bermain game. Kemudian tersangka emosi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Emosi tersebut diduga membuat pelaku langsung mengambil pisau dari dapur sebelum kemudian menyerang korban secara bertubi-tubi di dalam kontrakan. &amp;ldquo;Pertama di kepala korban, kemudian dilanjutkan ke badan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polisi resmi menetapkan pria berinisial G (18), yang merupakan paman&amp;nbsp;korban sendiri, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan sadis tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi menggelar perkara dan memeriksa kondisi pelaku yang sebelumnya diduga mengalami gangguan kejiwaan.&#13;
&#13;
Meski sebelumnya disebut rutin menjalani pengobatan kejiwaan, polisi memastikan proses hukum terhadap G tetap berjalan.&#13;
&#13;
Namun demikian, aparat kepolisian hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Polri Kramat Jati untuk memastikan kondisi mental tersangka secara menyeluruh.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Hasil autopsi mengungkap fakta mengerikan dari kasus pembunuhan bayi&amp;nbsp;berusia 2,5 tahun di sebuah kontrakan kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku merupakan pamannya sendiri yang masih berusia 18 tahun.&#13;
&#13;
Polisi memastikan korban mengalami puluhan luka tusuk dan sayatan di sekujur tubuh berdasarkan hasil visum Rumah Sakit Polri.&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengungkapkan terdapat total 32 luka pada tubuh balita berinisial A tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khusus di wajah saja ada 20 tusukan. Kemudian di badan ada 12. Jadi total kurang lebih 32 tusukan di seluruh tubuh korban,&amp;rdquo; katanya di Jakarta,&amp;nbsp;Sabtu (30/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, pelaku yang merupakan om korban sendiri, berinisial G (18), telah ditetapkan sebagai tersangka.&#13;
&#13;
Dari hasil pemeriksaan, polisi menyebut aksi brutal itu dipicu emosi sesaat ketika pelaku tengah bermain game online. &amp;ldquo;Korban balita naik ke punggungnya saat dia bermain game. Kemudian tersangka emosi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Emosi tersebut diduga membuat pelaku langsung mengambil pisau dari dapur sebelum kemudian menyerang korban secara bertubi-tubi di dalam kontrakan. &amp;ldquo;Pertama di kepala korban, kemudian dilanjutkan ke badan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polisi resmi menetapkan pria berinisial G (18), yang merupakan paman&amp;nbsp;korban sendiri, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan sadis tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi menggelar perkara dan memeriksa kondisi pelaku yang sebelumnya diduga mengalami gangguan kejiwaan.&#13;
&#13;
Meski sebelumnya disebut rutin menjalani pengobatan kejiwaan, polisi memastikan proses hukum terhadap G tetap berjalan.&#13;
&#13;
Namun demikian, aparat kepolisian hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Polri Kramat Jati untuk memastikan kondisi mental tersangka secara menyeluruh.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
