<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bom Diduga Peninggalan Perang Dunia II Meledak, 5 Orang Tewas dan 3 Hilang</title><description>Bom yang diduga sisa Perang Dunia (PD) II meledak di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Lima orang dikabarkan tewas dan tiga lainnya masih hilang akibat ledakan tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/31/340/3221774/bom-diduga-peninggalan-perang-dunia-ii-meledak-5-orang-tewas-dan-3-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/31/340/3221774/bom-diduga-peninggalan-perang-dunia-ii-meledak-5-orang-tewas-dan-3-hilang"/><item><title>Bom Diduga Peninggalan Perang Dunia II Meledak, 5 Orang Tewas dan 3 Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/31/340/3221774/bom-diduga-peninggalan-perang-dunia-ii-meledak-5-orang-tewas-dan-3-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/31/340/3221774/bom-diduga-peninggalan-perang-dunia-ii-meledak-5-orang-tewas-dan-3-hilang</guid><pubDate>Minggu 31 Mei 2026 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/31/340/3221774/ledakan-sOEK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi ledakan bom (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/31/340/3221774/ledakan-sOEK_large.jpg</image><title>Ilustrasi ledakan bom (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Bom yang diduga sisa Perang Dunia (PD) II meledak di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Lima orang dikabarkan tewas dan tiga lainnya masih hilang akibat ledakan tersebut.&#13;
&#13;
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menjelaskan, ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan merilis sementara kejadian ledakan dugaan bom peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua,&amp;rdquo; kata Ari, Minggu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ari mengatakan, pihaknya masih melakukan identifikasi di lokasi. Dari data sementara, polisi baru menemukan lima jenazah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sudah mengidentifikasi korban, kurang lebih 5 meninggal dunia dan 3 masih dalam pencarian,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, telah mengerahkan personel Brimob ke lokasi kejadian. &amp;ldquo;Kami telah melaksanakan olah TKP dan menstabilkan TKP, karena ini langkah awal untuk mencegah dan memitigasi terjadinya ledakan lanjutan,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bom yang diduga sisa Perang Dunia (PD) II meledak di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Lima orang dikabarkan tewas dan tiga lainnya masih hilang akibat ledakan tersebut.&#13;
&#13;
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menjelaskan, ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan merilis sementara kejadian ledakan dugaan bom peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua,&amp;rdquo; kata Ari, Minggu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ari mengatakan, pihaknya masih melakukan identifikasi di lokasi. Dari data sementara, polisi baru menemukan lima jenazah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sudah mengidentifikasi korban, kurang lebih 5 meninggal dunia dan 3 masih dalam pencarian,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, telah mengerahkan personel Brimob ke lokasi kejadian. &amp;ldquo;Kami telah melaksanakan olah TKP dan menstabilkan TKP, karena ini langkah awal untuk mencegah dan memitigasi terjadinya ledakan lanjutan,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
