<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nyelekit, Sekjen PDIP Hasto Sindir Jokowi yang Ingin Blusukan Keliling Daerah</title><description>Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto melontarkan sindiran terkait rencana Presiden ke-7 RI yang akan berkeliling ke sejumlah daerah untuk menyapa masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221901/nyelekit-sekjen-pdip-hasto-sindir-jokowi-yang-ingin-blusukan-keliling-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221901/nyelekit-sekjen-pdip-hasto-sindir-jokowi-yang-ingin-blusukan-keliling-daerah"/><item><title>Nyelekit, Sekjen PDIP Hasto Sindir Jokowi yang Ingin Blusukan Keliling Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221901/nyelekit-sekjen-pdip-hasto-sindir-jokowi-yang-ingin-blusukan-keliling-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221901/nyelekit-sekjen-pdip-hasto-sindir-jokowi-yang-ingin-blusukan-keliling-daerah</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2026 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/01/337/3221901/pdip-ILwB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/01/337/3221901/pdip-ILwB_large.jpg</image><title>Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto melontarkan sindiran terkait rencana Presiden ke-7 RI yang akan berkeliling ke sejumlah daerah untuk menyapa masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut dia, kebutuhan saat ini bukan aktivitas yang berorientasi pada kepentingan elektoral. Namun, pertanggungjawaban atas berbagai persoalan kebijakan pemerintah yang pernah terjadi pada era kepemimpinannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi turun ke bawah bukan persoalan elektoral, tapi harusnya pertanggungjawaban seorang pemimpin,&amp;quot; kata Hasto di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Hasto, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menghadapi berbagai persoalan fiskal yang salah satunya merupakan dampak dari kebijakan pada periode kepemimpinan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya tapi kita melihat sekarang kan Presiden Prabowo kita lihat menghadapi berbagai persoalan fiskal. Itu bukan karena dari Presiden Prabowo tapi karena juga akibat-akibat sebelumnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Hasto kemudian menyinggung sejumlah kebijakan pada era pemerintahan Jokowi yang dinilainya menimbulkan persoalan bagi negara.&#13;
&#13;
Salah satu yang disorot ialah besarnya anggaran bantuan sosial yang menurutnya digunakan untuk kepentingan elektoral. Selain itu, Hasto menyoroti pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak memberikan dampak ekonomi yang signifikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagaimana saat itu misalnya untuk kepentingan elektoral dipakai belanja bansos yang begitu besar, dalam hitungan para pengamat-pengamat politik luar itu mencapai lebih dari 13 miliar US dollar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian belanja-belanja infrastruktur yang tidak memberikan suatu multiplier effect, pemindahan ibu kota, kebijakan hilirisasi yang ternyata hanya menguntungkan suatu oligarki,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Di samping itu, Hasto menilai berbagai persoalan yang muncul saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut sistem hukum, politik, dan demokrasi.&#13;
&#13;
Menurutnya, masyarakat pada akhirnya akan menuntut penjelasan terkait berbagai kebijakan yang pernah diambil selama pemerintahan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini yang kemudian digugat. Ini kerusakan-kerusakan sistem hukum, sistem politik, sistem demokrasi itu pasti nanti rakyat akan bertanya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto melontarkan sindiran terkait rencana Presiden ke-7 RI yang akan berkeliling ke sejumlah daerah untuk menyapa masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut dia, kebutuhan saat ini bukan aktivitas yang berorientasi pada kepentingan elektoral. Namun, pertanggungjawaban atas berbagai persoalan kebijakan pemerintah yang pernah terjadi pada era kepemimpinannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi turun ke bawah bukan persoalan elektoral, tapi harusnya pertanggungjawaban seorang pemimpin,&amp;quot; kata Hasto di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Hasto, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menghadapi berbagai persoalan fiskal yang salah satunya merupakan dampak dari kebijakan pada periode kepemimpinan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya tapi kita melihat sekarang kan Presiden Prabowo kita lihat menghadapi berbagai persoalan fiskal. Itu bukan karena dari Presiden Prabowo tapi karena juga akibat-akibat sebelumnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Hasto kemudian menyinggung sejumlah kebijakan pada era pemerintahan Jokowi yang dinilainya menimbulkan persoalan bagi negara.&#13;
&#13;
Salah satu yang disorot ialah besarnya anggaran bantuan sosial yang menurutnya digunakan untuk kepentingan elektoral. Selain itu, Hasto menyoroti pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak memberikan dampak ekonomi yang signifikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagaimana saat itu misalnya untuk kepentingan elektoral dipakai belanja bansos yang begitu besar, dalam hitungan para pengamat-pengamat politik luar itu mencapai lebih dari 13 miliar US dollar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian belanja-belanja infrastruktur yang tidak memberikan suatu multiplier effect, pemindahan ibu kota, kebijakan hilirisasi yang ternyata hanya menguntungkan suatu oligarki,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Di samping itu, Hasto menilai berbagai persoalan yang muncul saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut sistem hukum, politik, dan demokrasi.&#13;
&#13;
Menurutnya, masyarakat pada akhirnya akan menuntut penjelasan terkait berbagai kebijakan yang pernah diambil selama pemerintahan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini yang kemudian digugat. Ini kerusakan-kerusakan sistem hukum, sistem politik, sistem demokrasi itu pasti nanti rakyat akan bertanya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
