<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Minta Segera Proses Pembahasan RUU Pemilu</title><description>Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta pembuat undang-undang untuk segera memproses agenda pembahasan revisi undang-undang tentang pemilihan umum (RUU Pemilu).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221919/pdip-minta-segera-proses-pembahasan-ruu-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221919/pdip-minta-segera-proses-pembahasan-ruu-pemilu"/><item><title>PDIP Minta Segera Proses Pembahasan RUU Pemilu</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221919/pdip-minta-segera-proses-pembahasan-ruu-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221919/pdip-minta-segera-proses-pembahasan-ruu-pemilu</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2026 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/01/337/3221919/pdip-bBli_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/01/337/3221919/pdip-bBli_large.jpg</image><title>Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta pembuat undang-undang untuk segera memproses agenda pembahasan revisi undang-undang tentang pemilihan umum (RUU Pemilu).&#13;
&#13;
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyampaikan partainya sudah menyiapkan tim untuk mengidentifikasi beberapa isu krusial di dalam RUU Pemilu. Bahkan, PDIP juga sudah berdiskusi dengan masyarakat sipil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga, insya Allah kita sudah siap. Tapi yang kita butuhkan sebenarnya hari ini adalah kita harus mempercepat pemrosesan atau pembahasan Undang-Undang Paket Pemilu ini agar kita tidak terlambat,&amp;quot; kata Ganjar di halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, jika pembahasan beleid ini terlambat dilakukan, maka akan muncul sejumlah persoalan yang cukup rumit, seperti isu-isu yang harus disesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kepemiluan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan kemudian political interplay antar partai-partai, dan kita butuh lobi segera,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu mengaku PDIP sudah memiliki sikap terkait isu-isu krusial yang akan dibahas dalam RUU Pemilu nanti. Namun, hal itu belum bisa disampaikannya secara gamblang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita juga membaca apa yang menjadi sikap masing-masing partai, khususnya yang ada di DPR, sehingga kita akan bisa mendiskusikan dengan mereka. Kalaulah ini lobinya bisa dilakukan lebih cepat, maka insya Allah tidak akan ada persoalan di belakang,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau ini dibahas berlarut-larut atau bahkan belum ada agenda apa pun, ini akan berbahaya untuk penyiapan RUU berikutnya,&amp;quot; kata dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta pembuat undang-undang untuk segera memproses agenda pembahasan revisi undang-undang tentang pemilihan umum (RUU Pemilu).&#13;
&#13;
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyampaikan partainya sudah menyiapkan tim untuk mengidentifikasi beberapa isu krusial di dalam RUU Pemilu. Bahkan, PDIP juga sudah berdiskusi dengan masyarakat sipil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga, insya Allah kita sudah siap. Tapi yang kita butuhkan sebenarnya hari ini adalah kita harus mempercepat pemrosesan atau pembahasan Undang-Undang Paket Pemilu ini agar kita tidak terlambat,&amp;quot; kata Ganjar di halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, jika pembahasan beleid ini terlambat dilakukan, maka akan muncul sejumlah persoalan yang cukup rumit, seperti isu-isu yang harus disesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kepemiluan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan kemudian political interplay antar partai-partai, dan kita butuh lobi segera,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu mengaku PDIP sudah memiliki sikap terkait isu-isu krusial yang akan dibahas dalam RUU Pemilu nanti. Namun, hal itu belum bisa disampaikannya secara gamblang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita juga membaca apa yang menjadi sikap masing-masing partai, khususnya yang ada di DPR, sehingga kita akan bisa mendiskusikan dengan mereka. Kalaulah ini lobinya bisa dilakukan lebih cepat, maka insya Allah tidak akan ada persoalan di belakang,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau ini dibahas berlarut-larut atau bahkan belum ada agenda apa pun, ini akan berbahaya untuk penyiapan RUU berikutnya,&amp;quot; kata dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
