<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kick Balik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Kelebihan Biaya ke Luar Negeri Ditanggung Prabowo</title><description>Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan seluruh kelebihan biaya perjalanan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto yang melampaui anggaran negara ditanggung secara pribadi oleh Presiden.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221948/kick-balik-dino-patti-djalal-seskab-teddy-kelebihan-biaya-ke-luar-negeri-ditanggung-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221948/kick-balik-dino-patti-djalal-seskab-teddy-kelebihan-biaya-ke-luar-negeri-ditanggung-prabowo"/><item><title>Kick Balik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Kelebihan Biaya ke Luar Negeri Ditanggung Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221948/kick-balik-dino-patti-djalal-seskab-teddy-kelebihan-biaya-ke-luar-negeri-ditanggung-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/01/337/3221948/kick-balik-dino-patti-djalal-seskab-teddy-kelebihan-biaya-ke-luar-negeri-ditanggung-prabowo</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2026 21:38 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/01/337/3221948/teddy-MbNZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Binti M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/01/337/3221948/teddy-MbNZ_large.jpg</image><title>Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Binti M/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan seluruh kelebihan biaya perjalanan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto yang melampaui anggaran negara ditanggung secara pribadi oleh Presiden.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Seskab Teddy sebagai jawaban atas masukan yang disampaikan Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden. Teddy mulanya mengapresiasi masukan yang diberikan Dino. Menurutnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri tersebut merupakan diplomat yang memiliki pandangan cermat dan terstruktur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian berikutnya, karena saya di-mention oleh Pak Dubes Dino, saya mau luruskan beberapa hal. Sebelumnya, terima kasih atas masukan yang telah diberikan. Sangat cermat dan terstruktur. Saya pikir beliau adalah diplomat hebat. Pernah menjadi wakil menteri luar negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar tiga bulan,&amp;quot; kata Teddy di akun @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Teddy kemudian menjelaskan terkait pembiayaan kunjungan luar negeri Prabowo yang menurutnya kerap menjadi perhatian publik. Dia memastikan segala kelebihan biaya yang telah ditetapkan negara ditanggung Prabowo sejak awal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
Selain itu, Teddy juga menjelaskan mengenai jumlah rombongan yang menyertai Prabowo dalam kunjungan luar negeri. Ia menegaskan jumlah delegasi pada masa pemerintahan Prabowo telah dipangkas secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran. Lebih dari separuh dari periode sebelumnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dijelaskan Teddy, pada masa sebelumnya jumlah rombongan dalam satu kunjungan luar negeri dapat mencapai lebih dari 120 orang. Sedangkan saat ini jumlah tersebut dibatasi sekitar 50 hingga 60 orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kalau dulu itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal. Ini sudah banyak yang tahu, termasuk juga wartawan-wartawan pasti tahu itu semua,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan seluruh kelebihan biaya perjalanan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto yang melampaui anggaran negara ditanggung secara pribadi oleh Presiden.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Seskab Teddy sebagai jawaban atas masukan yang disampaikan Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden. Teddy mulanya mengapresiasi masukan yang diberikan Dino. Menurutnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri tersebut merupakan diplomat yang memiliki pandangan cermat dan terstruktur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian berikutnya, karena saya di-mention oleh Pak Dubes Dino, saya mau luruskan beberapa hal. Sebelumnya, terima kasih atas masukan yang telah diberikan. Sangat cermat dan terstruktur. Saya pikir beliau adalah diplomat hebat. Pernah menjadi wakil menteri luar negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar tiga bulan,&amp;quot; kata Teddy di akun @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Teddy kemudian menjelaskan terkait pembiayaan kunjungan luar negeri Prabowo yang menurutnya kerap menjadi perhatian publik. Dia memastikan segala kelebihan biaya yang telah ditetapkan negara ditanggung Prabowo sejak awal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
Selain itu, Teddy juga menjelaskan mengenai jumlah rombongan yang menyertai Prabowo dalam kunjungan luar negeri. Ia menegaskan jumlah delegasi pada masa pemerintahan Prabowo telah dipangkas secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran. Lebih dari separuh dari periode sebelumnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dijelaskan Teddy, pada masa sebelumnya jumlah rombongan dalam satu kunjungan luar negeri dapat mencapai lebih dari 120 orang. Sedangkan saat ini jumlah tersebut dibatasi sekitar 50 hingga 60 orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kalau dulu itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal. Ini sudah banyak yang tahu, termasuk juga wartawan-wartawan pasti tahu itu semua,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
