<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Diduga Akibat Korsleting Listrik</title><description>Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/02/338/3221987/kebakaran-pasar-jiung-kemayoran-diduga-akibat-korsleting-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/02/338/3221987/kebakaran-pasar-jiung-kemayoran-diduga-akibat-korsleting-listrik"/><item><title>Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Diduga Akibat Korsleting Listrik</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/02/338/3221987/kebakaran-pasar-jiung-kemayoran-diduga-akibat-korsleting-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/02/338/3221987/kebakaran-pasar-jiung-kemayoran-diduga-akibat-korsleting-listrik</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2026 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/02/338/3221987/kebakaran_pasar_jiung-zlAu_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusakan akibat kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/02/338/3221987/kebakaran_pasar_jiung-zlAu_large.jpeg</image><title>Kerusakan akibat kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran. </title></images><description>JAKARTA - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Jiung dan permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) diduga akibat korsleting listrik. Kebakaran tersebut menyebabkan 250 bangunan semipermanen dan 500 jiwa terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik,&amp;quot; kata Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiyansyah kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).&#13;
&#13;
Polisi masih menyelidiki untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. Menurut keterangan saksi mata, Jefri (42), api awalnya menyala kecil di area dalam pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Awalnya) enggak begitu gedelah. Semakin lama semakin gede. Sekitar setengah sembilananlah kurang lebih,&amp;quot; ucap Jefri kepada wartawan.&#13;
&#13;
Tiga orang dilaporkan terluka dalam kebakaran, dengan dua orang dirawat di RS Hermina dan seorang lagi dirujuk ke RSCM. Agung belum menjelaskan secara rinci terkait kerugian materi dari peristiwa kebakaran tersebut.&#13;
&#13;
Hingga Selasa (2/6/2026) pukul 00.10 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di lokasi. Sementara berdasarkan data yang diterima, 35 unit dan 111 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Jiung dan permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) diduga akibat korsleting listrik. Kebakaran tersebut menyebabkan 250 bangunan semipermanen dan 500 jiwa terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik,&amp;quot; kata Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiyansyah kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).&#13;
&#13;
Polisi masih menyelidiki untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. Menurut keterangan saksi mata, Jefri (42), api awalnya menyala kecil di area dalam pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Awalnya) enggak begitu gedelah. Semakin lama semakin gede. Sekitar setengah sembilananlah kurang lebih,&amp;quot; ucap Jefri kepada wartawan.&#13;
&#13;
Tiga orang dilaporkan terluka dalam kebakaran, dengan dua orang dirawat di RS Hermina dan seorang lagi dirujuk ke RSCM. Agung belum menjelaskan secara rinci terkait kerugian materi dari peristiwa kebakaran tersebut.&#13;
&#13;
Hingga Selasa (2/6/2026) pukul 00.10 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di lokasi. Sementara berdasarkan data yang diterima, 35 unit dan 111 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
