<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Rombak Pimpinan BGN, LPI Sebut Jadi Momentum Perbaikan Program MBG</title><description>Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam merespons kritik publik sekaligus upaya memperkuat program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222262/prabowo-rombak-pimpinan-bgn-lpi-sebut-jadi-momentum-perbaikan-program-mbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222262/prabowo-rombak-pimpinan-bgn-lpi-sebut-jadi-momentum-perbaikan-program-mbg"/><item><title>Prabowo Rombak Pimpinan BGN, LPI Sebut Jadi Momentum Perbaikan Program MBG</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222262/prabowo-rombak-pimpinan-bgn-lpi-sebut-jadi-momentum-perbaikan-program-mbg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222262/prabowo-rombak-pimpinan-bgn-lpi-sebut-jadi-momentum-perbaikan-program-mbg</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2026 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222262/kantor_bgn-t8pc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kantor BGN (foto: Okezone/Isra Triansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222262/kantor_bgn-t8pc_large.jpg</image><title>Kantor BGN (foto: Okezone/Isra Triansyah)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam merespons kritik publik sekaligus upaya memperkuat program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia (LPI), Akhrom Saleh, menyebut pergantian pimpinan BGN merupakan langkah tepat untuk memperbaiki tata kelola program MBG agar lebih efektif dan tepat sasaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah Presiden Prabowo mencopot pimpinan BGN adalah bukti nyata bahwa beliau tidak anti-kritik. Ini menunjukkan integritas program negara ditempatkan di atas kepentingan personal maupun kelompok,&amp;quot; kata Akhrom dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).&#13;
&#13;
Ia menilai, berbagai kritik publik terhadap BGN muncul dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari lemahnya komunikasi publik hingga persoalan tata kelola program di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, sejumlah catatan seperti manajemen dapur umum, dugaan jual beli titik SPPG, hingga kontroversi pernyataan pimpinan sebelumnya menjadi perhatian serius yang tidak bisa diabaikan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akhrom juga menyebut pemerintah telah melakukan evaluasi dan kontrol terhadap kinerja BGN sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola program.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat ada komitmen untuk membenahi tata kelola agar program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran, berkualitas, dan akuntabel,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Terkait penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, ia menyampaikan optimisme terhadap perbaikan pelaksanaan program MBG ke depan.&#13;
&#13;
Ia mendorong kepemimpinan baru untuk segera mengambil langkah konkret, terutama dalam transparansi anggaran serta penguatan sistem pengawasan.&#13;
&#13;
Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan standar gizi dan keamanan pangan di seluruh titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna mencegah berbagai potensi masalah seperti keracunan makanan maupun praktik penyimpangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan terus mengawal program ini sebagai mitra kritis pemerintah. Jika ada penyimpangan, kami tidak akan ragu bersuara. Namun hari ini kami mengapresiasi ketegasan Presiden,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam merespons kritik publik sekaligus upaya memperkuat program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia (LPI), Akhrom Saleh, menyebut pergantian pimpinan BGN merupakan langkah tepat untuk memperbaiki tata kelola program MBG agar lebih efektif dan tepat sasaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah Presiden Prabowo mencopot pimpinan BGN adalah bukti nyata bahwa beliau tidak anti-kritik. Ini menunjukkan integritas program negara ditempatkan di atas kepentingan personal maupun kelompok,&amp;quot; kata Akhrom dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).&#13;
&#13;
Ia menilai, berbagai kritik publik terhadap BGN muncul dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari lemahnya komunikasi publik hingga persoalan tata kelola program di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, sejumlah catatan seperti manajemen dapur umum, dugaan jual beli titik SPPG, hingga kontroversi pernyataan pimpinan sebelumnya menjadi perhatian serius yang tidak bisa diabaikan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akhrom juga menyebut pemerintah telah melakukan evaluasi dan kontrol terhadap kinerja BGN sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola program.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat ada komitmen untuk membenahi tata kelola agar program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran, berkualitas, dan akuntabel,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Terkait penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, ia menyampaikan optimisme terhadap perbaikan pelaksanaan program MBG ke depan.&#13;
&#13;
Ia mendorong kepemimpinan baru untuk segera mengambil langkah konkret, terutama dalam transparansi anggaran serta penguatan sistem pengawasan.&#13;
&#13;
Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan standar gizi dan keamanan pangan di seluruh titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna mencegah berbagai potensi masalah seperti keracunan makanan maupun praktik penyimpangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan terus mengawal program ini sebagai mitra kritis pemerintah. Jika ada penyimpangan, kami tidak akan ragu bersuara. Namun hari ini kami mengapresiasi ketegasan Presiden,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
