<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Tangkap Belasan Orang di Jakbar, Kepala Kantor Imigrasi Ikut Diamankan</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap belasan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta Barat (Jakbar). Salah satu pihak yang tertangkap ialah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus non TPI Jakbar, Ronald Arman Abdullah. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222267/kpk-tangkap-belasan-orang-di-jakbar-kepala-kantor-imigrasi-ikut-diamankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222267/kpk-tangkap-belasan-orang-di-jakbar-kepala-kantor-imigrasi-ikut-diamankan"/><item><title>KPK Tangkap Belasan Orang di Jakbar, Kepala Kantor Imigrasi Ikut Diamankan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222267/kpk-tangkap-belasan-orang-di-jakbar-kepala-kantor-imigrasi-ikut-diamankan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222267/kpk-tangkap-belasan-orang-di-jakbar-kepala-kantor-imigrasi-ikut-diamankan</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2026 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222267/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-hMrd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222267/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-hMrd_large.jpg</image><title>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap belasan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta Barat (Jakbar). Salah satu pihak yang tertangkap ialah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus non TPI Jakbar, Ronald Arman Abdullah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satunya itu,&amp;quot; jawab Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat ditanya terkait salah satu yang ditangkap Kepala Imigrasi Jakbar, Rabu (3/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi melanjutkan, mereka yang tertangkap terdapat dari pihak swasta. Namun identitasnya belum diungkap. Ia mengungkapkan, operasi senyap ini terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kita lihat konstruksi perkaranya. Apakah itu masuk suap, atau nanti pemerasan, atau lainnya nanti kita akan sampaikan detailnya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dalam giat ini turut disita sejumlah barang bukti yang terdiri dari kendaraan, mata uang asing, hingga logam mulia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi belum merincikan masing-masing jumlah dari barang bukti yang disita tersebut. Menurutnya, tim saat ini masih bergerak di lokasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kami akan update secara detail untuk jumlahnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap belasan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta Barat (Jakbar). Salah satu pihak yang tertangkap ialah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus non TPI Jakbar, Ronald Arman Abdullah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satunya itu,&amp;quot; jawab Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat ditanya terkait salah satu yang ditangkap Kepala Imigrasi Jakbar, Rabu (3/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi melanjutkan, mereka yang tertangkap terdapat dari pihak swasta. Namun identitasnya belum diungkap. Ia mengungkapkan, operasi senyap ini terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kita lihat konstruksi perkaranya. Apakah itu masuk suap, atau nanti pemerasan, atau lainnya nanti kita akan sampaikan detailnya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dalam giat ini turut disita sejumlah barang bukti yang terdiri dari kendaraan, mata uang asing, hingga logam mulia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi belum merincikan masing-masing jumlah dari barang bukti yang disita tersebut. Menurutnya, tim saat ini masih bergerak di lokasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kami akan update secara detail untuk jumlahnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
