<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT Imigrasi Jakbar, KPK Cari Wamen Imipas Silmy Karim</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222370/ott-imigrasi-jakbar-kpk-cari-wamen-imipas-silmy-karim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222370/ott-imigrasi-jakbar-kpk-cari-wamen-imipas-silmy-karim"/><item><title>OTT Imigrasi Jakbar, KPK Cari Wamen Imipas Silmy Karim</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222370/ott-imigrasi-jakbar-kpk-cari-wamen-imipas-silmy-karim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222370/ott-imigrasi-jakbar-kpk-cari-wamen-imipas-silmy-karim</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2026 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222370/silmy_karim-8TC1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Menteri Imipas, Silmy Karim (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222370/silmy_karim-8TC1_large.jpg</image><title>Wakil Menteri Imipas, Silmy Karim (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim masih terus melakukan pencarian,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi terkait keberadaan Silmy dalam rangkaian OTT tersebut, Rabu (3/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Budi menegaskan, pencarian tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Jakarta Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar, masih dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan di Jakbar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, Silmy Karim sempat merespons pesan awak media terkait OTT tersebut. Namun, ia tidak memberikan tanggapan lebih lanjut dan meminta agar pertanyaan diarahkan kepada Menteri Imipas, Agus Andrianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baiknya Pak Menteri yang jawab ya,&amp;quot; ujar Silmy melalui aplikasi pesan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK menangkap belasan orang dalam operasi tangkap tangan di Jakarta Barat. Salah satu pihak yang diamankan ialah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satunya itu,&amp;quot; jawab Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi mengenai penangkapan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar.&#13;
&#13;
Budi menambahkan, sejumlah pihak swasta juga turut diamankan dalam operasi tersebut. Namun, identitas mereka belum diungkap. OTT ini diduga berkaitan dengan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kita lihat konstruksi perkaranya. Apakah itu masuk suap, atau nanti pemerasan, atau lainnya, nanti akan kami sampaikan detailnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, KPK turut menyita sejumlah barang bukti berupa kendaraan, uang tunai dalam mata uang asing, serta logam mulia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,&amp;quot; kata Budi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim masih terus melakukan pencarian,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi terkait keberadaan Silmy dalam rangkaian OTT tersebut, Rabu (3/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Budi menegaskan, pencarian tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Jakarta Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar, masih dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan di Jakbar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, Silmy Karim sempat merespons pesan awak media terkait OTT tersebut. Namun, ia tidak memberikan tanggapan lebih lanjut dan meminta agar pertanyaan diarahkan kepada Menteri Imipas, Agus Andrianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baiknya Pak Menteri yang jawab ya,&amp;quot; ujar Silmy melalui aplikasi pesan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK menangkap belasan orang dalam operasi tangkap tangan di Jakarta Barat. Salah satu pihak yang diamankan ialah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satunya itu,&amp;quot; jawab Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi mengenai penangkapan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar.&#13;
&#13;
Budi menambahkan, sejumlah pihak swasta juga turut diamankan dalam operasi tersebut. Namun, identitas mereka belum diungkap. OTT ini diduga berkaitan dengan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kita lihat konstruksi perkaranya. Apakah itu masuk suap, atau nanti pemerasan, atau lainnya, nanti akan kami sampaikan detailnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, KPK turut menyita sejumlah barang bukti berupa kendaraan, uang tunai dalam mata uang asing, serta logam mulia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,&amp;quot; kata Budi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
