<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Prabowo: Sedih Mengganti Orang yang Saya Sayangi!</title><description>Prabowo pun tidak mau berkomentar banyak terkait tiga mantan pimpinan BGN yang sedang menghadapi penyelidikan hukum di Kejagung. Dia tak ingin melakukan intervensi hukum.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222418/3-pimpinan-bgn-jadi-tersangka-prabowo-sedih-mengganti-orang-yang-saya-sayangi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222418/3-pimpinan-bgn-jadi-tersangka-prabowo-sedih-mengganti-orang-yang-saya-sayangi"/><item><title>3 Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Prabowo: Sedih Mengganti Orang yang Saya Sayangi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222418/3-pimpinan-bgn-jadi-tersangka-prabowo-sedih-mengganti-orang-yang-saya-sayangi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/03/337/3222418/3-pimpinan-bgn-jadi-tersangka-prabowo-sedih-mengganti-orang-yang-saya-sayangi</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2026 23:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222418/prabowo-JALc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto/Biro Pers</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/03/337/3222418/prabowo-JALc_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto/Biro Pers</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan isi hatinya usai mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Prabowo mengaku sedih karena terpaksa mengganti orang-orang yang disayangi dan dipercayainya untuk mengemban tugas berat.&#13;
&#13;
Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN. Kemudian, Wakil Kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Bahkan kini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya juga sebetulnya hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih, karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,&amp;quot; kata Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo pun tidak mau berkomentar banyak terkait tiga mantan pimpinan BGN yang sedang menghadapi penyelidikan hukum di Kejagung. Dia tak ingin melakukan intervensi hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu, saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo menyampaikan keputusannya mencopot tiga pimpinan BGN itu bukanlah hal mudah. Namun, dia mengingat pesan ayahnya, Profesor Soemitro Djojohadikusumo untuk terus berpihak kepada rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Soemitro, pernah mengatakan kepada saya, &amp;#39;Prabowo, kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu&amp;#39;,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelum mencopot tiga pimpinan BGN, Prabowo menerima laporan bahwa ada kekurangan, kejanggalan, dan indikasi penyelewengan terhadap program di lembaga itu. Dia meyakini kepemimpinan berpengaruh besar dalam berjalanya sebuah organisasi.&#13;
&#13;
Untuk itu, Prabowo memutuskan mencopot tiga pimpinan BGN yang tersangkut kasus hukum. Hal ini agar program di BGN tetap berjalan baik, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam setiap organisasi, selalu pengaruh pimpinan sangat, sangat besar. Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan isi hatinya usai mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Prabowo mengaku sedih karena terpaksa mengganti orang-orang yang disayangi dan dipercayainya untuk mengemban tugas berat.&#13;
&#13;
Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN. Kemudian, Wakil Kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Bahkan kini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya juga sebetulnya hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih, karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,&amp;quot; kata Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo pun tidak mau berkomentar banyak terkait tiga mantan pimpinan BGN yang sedang menghadapi penyelidikan hukum di Kejagung. Dia tak ingin melakukan intervensi hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu, saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo menyampaikan keputusannya mencopot tiga pimpinan BGN itu bukanlah hal mudah. Namun, dia mengingat pesan ayahnya, Profesor Soemitro Djojohadikusumo untuk terus berpihak kepada rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Soemitro, pernah mengatakan kepada saya, &amp;#39;Prabowo, kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu&amp;#39;,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelum mencopot tiga pimpinan BGN, Prabowo menerima laporan bahwa ada kekurangan, kejanggalan, dan indikasi penyelewengan terhadap program di lembaga itu. Dia meyakini kepemimpinan berpengaruh besar dalam berjalanya sebuah organisasi.&#13;
&#13;
Untuk itu, Prabowo memutuskan mencopot tiga pimpinan BGN yang tersangkut kasus hukum. Hal ini agar program di BGN tetap berjalan baik, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam setiap organisasi, selalu pengaruh pimpinan sangat, sangat besar. Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
