<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,3 di Labuan Bajo NTT Tak Berpotensi Tsunami, Ini Analisis BMKG</title><description>Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (3/6/2026) pukul 23.55.38 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/04/337/3222431/gempa-m5-3-di-labuan-bajo-ntt-tak-berpotensi-tsunami-ini-analisis-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/04/337/3222431/gempa-m5-3-di-labuan-bajo-ntt-tak-berpotensi-tsunami-ini-analisis-bmkg"/><item><title>Gempa M5,3 di Labuan Bajo NTT Tak Berpotensi Tsunami, Ini Analisis BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/04/337/3222431/gempa-m5-3-di-labuan-bajo-ntt-tak-berpotensi-tsunami-ini-analisis-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/04/337/3222431/gempa-m5-3-di-labuan-bajo-ntt-tak-berpotensi-tsunami-ini-analisis-bmkg</guid><pubDate>Kamis 04 Juni 2026 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/04/337/3222431/gempa-Vl3N_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Labuan Bajo NTT (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/04/337/3222431/gempa-Vl3N_large.jpg</image><title>Gempa Labuan Bajo NTT (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (3/6/2026) pukul 23.55.38 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M5,1. Episenter gempa berada di koordinat 8,26&amp;deg; LS dan 120,15&amp;deg; BT, tepatnya di laut sekitar 38 kilometer timur laut Labuan Bajo, NTT, dengan kedalaman 169 kilometer.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa menengah yang dipicu aktivitas subduksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&amp;quot; ujar Wijayanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Waingapu dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti truk yang sedang melintas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG juga menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 00.14 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).&#13;
&#13;
Wijayanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (3/6/2026) pukul 23.55.38 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M5,1. Episenter gempa berada di koordinat 8,26&amp;deg; LS dan 120,15&amp;deg; BT, tepatnya di laut sekitar 38 kilometer timur laut Labuan Bajo, NTT, dengan kedalaman 169 kilometer.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa menengah yang dipicu aktivitas subduksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&amp;quot; ujar Wijayanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Waingapu dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti truk yang sedang melintas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG juga menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 00.14 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).&#13;
&#13;
Wijayanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
