<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Latar Belakang Bos BGN Baru dari Sarjana Biologi hingga Militer, Apa Tupoksinya?</title><description>Presiden Prabowo Subianto menunjuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) baru. Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, sedangkan Agustina Arumsari dan Trenggono menjadi Wakil Kepala BGN.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/05/337/3222662/latar-belakang-bos-bgn-baru-dari-sarjana-biologi-hingga-militer-apa-tupoksinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/05/337/3222662/latar-belakang-bos-bgn-baru-dari-sarjana-biologi-hingga-militer-apa-tupoksinya"/><item><title>Latar Belakang Bos BGN Baru dari Sarjana Biologi hingga Militer, Apa Tupoksinya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/05/337/3222662/latar-belakang-bos-bgn-baru-dari-sarjana-biologi-hingga-militer-apa-tupoksinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/05/337/3222662/latar-belakang-bos-bgn-baru-dari-sarjana-biologi-hingga-militer-apa-tupoksinya</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2026 00:08 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/04/337/3222662/badan_gizi_nasional-F6cP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BGN Nanik S Deyang (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/04/337/3222662/badan_gizi_nasional-F6cP_large.jpg</image><title>Kepala BGN Nanik S Deyang (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) baru. Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, sedangkan Agustina Arumsari dan Trenggono menjadi Wakil Kepala BGN.&#13;
&#13;
Sebelumnya, tiga pucuk pimpinan badan yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dicopot lantaran terjerat korupsi. Ketiganya ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung) yakni, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan kedua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nanik S. Deyang yang dipercaya Prabowo sebagai kepala BGN sebelumnya sudah menduduki posisi Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Pertama kali muncul ke publik sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana, Nanik &amp;nbsp;memulai dengan perkenalan sebagai Sarjana Biologi sekaligus menjelaskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari para pimpinan BGN dengan latar belakangnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebelum saya menuju ke angle utamanya, saya kenalkan diri saya, teman-teman sudah kenal, saya Nanik S Deyang, Sarjana Biologi, ya. Saya ulang, bukan Sarjana Kehutanan, Sarjana Biologi. Kemudian, tadinya Wakil Kepala BGN,&amp;quot; kata Nanik di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).&#13;
&#13;
Usai menjelaskan latar belakang keilmuannya, Nanik memperkenalkan deretan pimpinan BGN baru yang membantunya. Susunan pimpinan ini sengaja dibentuk dengan mengombinasikan berbagai keahlian khusus untuk mengawal program gizi pemerintah.&#13;
&#13;
Adalah Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, yang juga seorang mantan auditor BPKP dengan pengalaman 34 tahun, yang ditugaskan khusus untuk mengawasi ketat tata kelola keuangan negara di BGN.&#13;
&#13;
Selain itu, Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono, seorang ahli teritorial yang sedang dalam proses pengunduran diri dari militer. Nantinya, ia akan memuluskan eksekusi program MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau mengapa, mungkin pertanyaannya kok ada militer? Beliau sebelumnya adalah Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Kenapa ada militer? Nanti kaitannya dengan program 3T, di mana kami membutuhkan ahli teritorial di situ,&amp;rdquo; ujar Nanik.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) baru. Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, sedangkan Agustina Arumsari dan Trenggono menjadi Wakil Kepala BGN.&#13;
&#13;
Sebelumnya, tiga pucuk pimpinan badan yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dicopot lantaran terjerat korupsi. Ketiganya ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung) yakni, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan kedua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nanik S. Deyang yang dipercaya Prabowo sebagai kepala BGN sebelumnya sudah menduduki posisi Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Pertama kali muncul ke publik sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana, Nanik &amp;nbsp;memulai dengan perkenalan sebagai Sarjana Biologi sekaligus menjelaskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari para pimpinan BGN dengan latar belakangnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebelum saya menuju ke angle utamanya, saya kenalkan diri saya, teman-teman sudah kenal, saya Nanik S Deyang, Sarjana Biologi, ya. Saya ulang, bukan Sarjana Kehutanan, Sarjana Biologi. Kemudian, tadinya Wakil Kepala BGN,&amp;quot; kata Nanik di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).&#13;
&#13;
Usai menjelaskan latar belakang keilmuannya, Nanik memperkenalkan deretan pimpinan BGN baru yang membantunya. Susunan pimpinan ini sengaja dibentuk dengan mengombinasikan berbagai keahlian khusus untuk mengawal program gizi pemerintah.&#13;
&#13;
Adalah Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, yang juga seorang mantan auditor BPKP dengan pengalaman 34 tahun, yang ditugaskan khusus untuk mengawasi ketat tata kelola keuangan negara di BGN.&#13;
&#13;
Selain itu, Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono, seorang ahli teritorial yang sedang dalam proses pengunduran diri dari militer. Nantinya, ia akan memuluskan eksekusi program MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau mengapa, mungkin pertanyaannya kok ada militer? Beliau sebelumnya adalah Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Kenapa ada militer? Nanti kaitannya dengan program 3T, di mana kami membutuhkan ahli teritorial di situ,&amp;rdquo; ujar Nanik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
