<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Besar M5,6 Guncang Pantai Utara Banggai Sulteng, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami!</title><description>Wijayanto juga memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/05/340/3222698/gempa-besar-m5-6-guncang-pantai-utara-banggai-sulteng-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/05/340/3222698/gempa-besar-m5-6-guncang-pantai-utara-banggai-sulteng-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa Besar M5,6 Guncang Pantai Utara Banggai Sulteng, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/05/340/3222698/gempa-besar-m5-6-guncang-pantai-utara-banggai-sulteng-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/05/340/3222698/gempa-besar-m5-6-guncang-pantai-utara-banggai-sulteng-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2026 09:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/05/340/3222698/viral-kw0C_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Besar M5,6 Guncang Pantai Utara Banggai Sulteng</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/05/340/3222698/viral-kw0C_large.jpg</image><title>Gempa Besar M5,6 Guncang Pantai Utara Banggai Sulteng</title></images><description>JAKARTA - Gempa besar berkekuatan M5,4 mengguncang Pantai Utara Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat ,(5/6/2026) Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,15&amp;deg; LS ; 123,13&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 Km arah timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah pada kedalaman 99 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi,&amp;quot; ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( Thrust fault ).&#13;
&#13;
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Luwuk dan Bone Bolango dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Gorontalo dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&#13;
&#13;
Kemudian di daerah Pohuwatu, Boalemo dan Gorontalo Utara dengan skala intensitas II-III MMI ( Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), daerah Taliabu dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah, benda &amp;ndash; benda ringan yang digantung bergoyang).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wijayanto juga memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 06.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa besar berkekuatan M5,4 mengguncang Pantai Utara Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat ,(5/6/2026) Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,15&amp;deg; LS ; 123,13&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 Km arah timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah pada kedalaman 99 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi,&amp;quot; ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( Thrust fault ).&#13;
&#13;
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Luwuk dan Bone Bolango dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Gorontalo dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&#13;
&#13;
Kemudian di daerah Pohuwatu, Boalemo dan Gorontalo Utara dengan skala intensitas II-III MMI ( Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), daerah Taliabu dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah, benda &amp;ndash; benda ringan yang digantung bergoyang).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wijayanto juga memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 06.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
