<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa Sekolah Rakyat Curhat ke Prabowo: Pernah Diejek hingga Tak Mau Sekolah</title><description>Seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Gede Bagus Abimanyu, memanfaatkan kesempatan untuk curhat di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Di hadapan Presiden, ia mengaku sering diejek saat duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan berharap praktik perundungan (bullying) di sekolah dapat dihentikan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/07/337/3223144/siswa-sekolah-rakyat-curhat-ke-prabowo-pernah-diejek-hingga-tak-mau-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/07/337/3223144/siswa-sekolah-rakyat-curhat-ke-prabowo-pernah-diejek-hingga-tak-mau-sekolah"/><item><title>Siswa Sekolah Rakyat Curhat ke Prabowo: Pernah Diejek hingga Tak Mau Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/07/337/3223144/siswa-sekolah-rakyat-curhat-ke-prabowo-pernah-diejek-hingga-tak-mau-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/07/337/3223144/siswa-sekolah-rakyat-curhat-ke-prabowo-pernah-diejek-hingga-tak-mau-sekolah</guid><pubDate>Minggu 07 Juni 2026 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/07/337/3223144/presiden_prabowo_subianto-rxmY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/07/337/3223144/presiden_prabowo_subianto-rxmY_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: tangkapan layar)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Gede Bagus Abimanyu, memanfaatkan kesempatan untuk curhat di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Di hadapan Presiden, ia mengaku sering diejek saat duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan berharap praktik perundungan (bullying) di sekolah dapat dihentikan.&#13;
&#13;
Curhatan itu disampaikan Gede Bagus saat Prabowo meninjau langsung SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya adalah anak dari seorang penatu. Sejak kecil saya sudah ditinggal oleh ayah saya. Ibu saya merawat saya sendirian dan selalu mengajarkan saya untuk jujur, semangat, dan pantang menyerah,&amp;quot; kata Gede Bagus di hadapan Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat masih sekolah dasar, saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengaku hampir putus asa akibat aksi perundungan yang dialaminya. Bahkan, ia sempat tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Namun, sang ibu terus memberikan dukungan agar tetap semangat belajar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu, saya pernah hampir putus asa dan tidak masuk sekolah beberapa hari. Tapi ibu saya memberikan dukungan hingga saya memiliki semangat kembali untuk belajar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bagus mengatakan dirinya berhasil melawan trauma setelah berkenalan dengan teman-teman baru di SRMP 17. Kini, ia bahkan ditunjuk menjadi anggota organisasi sekolah antiperundungan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya harap dengan amanah ini saya dapat membantu mencegah bullying di sekolah dan menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan apa yang pernah saya rasakan dahulu,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin menyampaikan bahwa sehancur-hancurnya seorang anak, jika diberikan dukungan dan lingkungan yang tepat, maka anak itu dapat dirakit kembali,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Bagus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Sekolah Rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk Bapak Presiden, saya berterima kasih atas Program Sekolah Rakyat ini. Keluarga kami merasa sangat terbantu dengan program ini. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Gede Bagus Abimanyu, memanfaatkan kesempatan untuk curhat di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Di hadapan Presiden, ia mengaku sering diejek saat duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan berharap praktik perundungan (bullying) di sekolah dapat dihentikan.&#13;
&#13;
Curhatan itu disampaikan Gede Bagus saat Prabowo meninjau langsung SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya adalah anak dari seorang penatu. Sejak kecil saya sudah ditinggal oleh ayah saya. Ibu saya merawat saya sendirian dan selalu mengajarkan saya untuk jujur, semangat, dan pantang menyerah,&amp;quot; kata Gede Bagus di hadapan Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat masih sekolah dasar, saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengaku hampir putus asa akibat aksi perundungan yang dialaminya. Bahkan, ia sempat tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Namun, sang ibu terus memberikan dukungan agar tetap semangat belajar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu, saya pernah hampir putus asa dan tidak masuk sekolah beberapa hari. Tapi ibu saya memberikan dukungan hingga saya memiliki semangat kembali untuk belajar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bagus mengatakan dirinya berhasil melawan trauma setelah berkenalan dengan teman-teman baru di SRMP 17. Kini, ia bahkan ditunjuk menjadi anggota organisasi sekolah antiperundungan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya harap dengan amanah ini saya dapat membantu mencegah bullying di sekolah dan menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan apa yang pernah saya rasakan dahulu,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin menyampaikan bahwa sehancur-hancurnya seorang anak, jika diberikan dukungan dan lingkungan yang tepat, maka anak itu dapat dirakit kembali,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Bagus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Sekolah Rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk Bapak Presiden, saya berterima kasih atas Program Sekolah Rakyat ini. Keluarga kami merasa sangat terbantu dengan program ini. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
