<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Besar M7,7 Mindanao Picu Tsunami di Indonesia, Begini Penjelasan BMKG</title><description>Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/08/337/3223230/gempa-besar-m7-7-mindanao-picu-tsunami-di-indonesia-begini-penjelasan-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/08/337/3223230/gempa-besar-m7-7-mindanao-picu-tsunami-di-indonesia-begini-penjelasan-bmkg"/><item><title>Gempa Besar M7,7 Mindanao Picu Tsunami di Indonesia, Begini Penjelasan BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/08/337/3223230/gempa-besar-m7-7-mindanao-picu-tsunami-di-indonesia-begini-penjelasan-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/08/337/3223230/gempa-besar-m7-7-mindanao-picu-tsunami-di-indonesia-begini-penjelasan-bmkg</guid><pubDate>Senin 08 Juni 2026 08:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/08/337/3223230/viral-ISL0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Besar M7,7 Mindanao Picu Tsunami di Indonesia/ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/08/337/3223230/viral-ISL0_large.jpg</image><title>Gempa Besar M7,7 Mindanao Picu Tsunami di Indonesia/ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa M7,7 berpusat di Mindanao, Filipina, yang memicu tsunami di sejumlah wilayah Indonesia tidak masuk dalam zona megathrust.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang untuk data dari Pusat Gempa Nasional, wilayah Laut Filipina ini sudah tidak masuk dalam zona Megathrust, dan ini adalah zona subduksi,&amp;rdquo; ujar Wijayanto saat konferensi pers, pada Senin (8/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, tsunami telah terdeteksi di tiga wilayah Indonesia yakni Loloda, Halmahera Barat (1.67, 127.58) pada 8 Juni 2026 pukul 07.20 WIB dengan tinggi tsunami 0,09 meter.&#13;
&#13;
Kemudian, Melonguane, Kepulauan Talaud (3.99, 126.67) pada 8 Juni 2026 pukul 07.27 WIB dengan tinggi tsunami 0,19 meter; dan Ulu Siau, Sitaro (2.73, 125.41) pada 8 Juni 2026 pukul 07.27 WIB dengan tinggi tsunami 0,18 meter.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini tsunami sekitar 9&amp;ndash;18 cm, kita terus memonitor di tiga lokasi terdekat. Karena ini masih gelombang pertama, kita akan terus meng-update jikalau ada peringatan dini ketiga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wijayanto memastikan akan terus memonitor kondisi tsunami yang terjadi sebelum mengeluarkan pengakhiran peringatan dini tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus memonitor sampai kondisi dirasa aman sebelum mengeluarkan pengakhiran peringatan dini,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa M7,7 berpusat di Mindanao, Filipina, yang memicu tsunami di sejumlah wilayah Indonesia tidak masuk dalam zona megathrust.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang untuk data dari Pusat Gempa Nasional, wilayah Laut Filipina ini sudah tidak masuk dalam zona Megathrust, dan ini adalah zona subduksi,&amp;rdquo; ujar Wijayanto saat konferensi pers, pada Senin (8/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, tsunami telah terdeteksi di tiga wilayah Indonesia yakni Loloda, Halmahera Barat (1.67, 127.58) pada 8 Juni 2026 pukul 07.20 WIB dengan tinggi tsunami 0,09 meter.&#13;
&#13;
Kemudian, Melonguane, Kepulauan Talaud (3.99, 126.67) pada 8 Juni 2026 pukul 07.27 WIB dengan tinggi tsunami 0,19 meter; dan Ulu Siau, Sitaro (2.73, 125.41) pada 8 Juni 2026 pukul 07.27 WIB dengan tinggi tsunami 0,18 meter.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini tsunami sekitar 9&amp;ndash;18 cm, kita terus memonitor di tiga lokasi terdekat. Karena ini masih gelombang pertama, kita akan terus meng-update jikalau ada peringatan dini ketiga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wijayanto memastikan akan terus memonitor kondisi tsunami yang terjadi sebelum mengeluarkan pengakhiran peringatan dini tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus memonitor sampai kondisi dirasa aman sebelum mengeluarkan pengakhiran peringatan dini,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
