<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gusur Sekolah Demi Kopdes Merah Putih di NTT, Ini Tanggapan Kapuspen TNI</title><description>TNI membantah tudingan yang beredar di media sosial terkait penggusuran sekolah dasar (SD) di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/09/337/3223528/gusur-sekolah-demi-kopdes-merah-putih-di-ntt-ini-tanggapan-kapuspen-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/09/337/3223528/gusur-sekolah-demi-kopdes-merah-putih-di-ntt-ini-tanggapan-kapuspen-tni"/><item><title>Gusur Sekolah Demi Kopdes Merah Putih di NTT, Ini Tanggapan Kapuspen TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/09/337/3223528/gusur-sekolah-demi-kopdes-merah-putih-di-ntt-ini-tanggapan-kapuspen-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/09/337/3223528/gusur-sekolah-demi-kopdes-merah-putih-di-ntt-ini-tanggapan-kapuspen-tni</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2026 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/09/337/3223528/nas-1ACt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapuspen TNI, Brigjen Muhammad Nas  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/09/337/3223528/nas-1ACt_large.jpg</image><title>Kapuspen TNI, Brigjen Muhammad Nas  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; TNI membantah tudingan yang beredar di media sosial terkait penggusuran sekolah dasar (SD) di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).&#13;
&#13;
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Muhammad Nas menegaskan, bahwa informasi yang viral tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Menurutnya, pembangunan Kopdes Merah Putih tidak dilakukan di lokasi sekolah, melainkan di area belakang sekolah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan menggusur sekolah. Bukan pula Kopdes Merah Putih dibangun menggantikan sekolah. Lokasinya berada di belakang sekolah,&amp;rdquo; kata Nas di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nas menjelaskan, munculnya narasi penggusuran bermula dari potongan video yang beredar tanpa konteks utuh. Setelah menerima informasi tersebut, dirinya langsung meminta klarifikasi kepada jajaran Kodam setempat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelusuran, kendala yang terjadi saat pembangunan adalah keterbatasan akses masuk bagi alat berat menuju lokasi proyek. Untuk memudahkan manuver alat berat, sebagian struktur di sudut bangunan sekolah harus dibongkar sementara setelah melalui koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah setempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akses jalannya sempit sehingga alat berat harus melewati area sekolah. Saat manuver, ada tiang sekolah yang berada di pojok bangunan dan perlu digeser,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia memastikan langkah tersebut dilakukan atas persetujuan pihak terkait, termasuk kepala desa dan pihak sekolah. Setelah pekerjaan selesai, bagian bangunan yang terdampak akan diperbaiki kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tiang sekolah itu hanya digeser sementara untuk kebutuhan manuver alat berat. Setelah proses selesai, akan diperbaiki kembali seperti semula,&amp;rdquo; tegas Nas.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; TNI membantah tudingan yang beredar di media sosial terkait penggusuran sekolah dasar (SD) di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).&#13;
&#13;
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Muhammad Nas menegaskan, bahwa informasi yang viral tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Menurutnya, pembangunan Kopdes Merah Putih tidak dilakukan di lokasi sekolah, melainkan di area belakang sekolah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan menggusur sekolah. Bukan pula Kopdes Merah Putih dibangun menggantikan sekolah. Lokasinya berada di belakang sekolah,&amp;rdquo; kata Nas di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nas menjelaskan, munculnya narasi penggusuran bermula dari potongan video yang beredar tanpa konteks utuh. Setelah menerima informasi tersebut, dirinya langsung meminta klarifikasi kepada jajaran Kodam setempat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelusuran, kendala yang terjadi saat pembangunan adalah keterbatasan akses masuk bagi alat berat menuju lokasi proyek. Untuk memudahkan manuver alat berat, sebagian struktur di sudut bangunan sekolah harus dibongkar sementara setelah melalui koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah setempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akses jalannya sempit sehingga alat berat harus melewati area sekolah. Saat manuver, ada tiang sekolah yang berada di pojok bangunan dan perlu digeser,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia memastikan langkah tersebut dilakukan atas persetujuan pihak terkait, termasuk kepala desa dan pihak sekolah. Setelah pekerjaan selesai, bagian bangunan yang terdampak akan diperbaiki kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tiang sekolah itu hanya digeser sementara untuk kebutuhan manuver alat berat. Setelah proses selesai, akan diperbaiki kembali seperti semula,&amp;rdquo; tegas Nas.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
